Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan akan mengajukan anggaran Rp500 miliar untuk memulihkan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak di Sumatra-Aceh sehingga layanan kesehatan dapat berjalan optimal.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Dia menjelaskan banyak fasilitas kesehatan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi itu seperti mobil ambulans, MRI, CT Scan, hingga bangunan yang hancur.
"Jadi semua nanti yang akan kita sudah mengajukan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk revitalisasi yang akan kita lakukan," katanya kepada jurnalis di Graha BNPB, dikutip Kamis (8/1/2026).
Budi mengatakan telah menerjunkan petugas teknisi untuk mengetahui tingkat kerusakan fasilitas kesehatan. Jika dirasa dapat diperbaiki, maka Kemenkes tidak mengajukan anggaran pembelian alat baru.
Namun jika dirasa alat kesehatan masuk kategori rusak berat, maka pengadaan pembelian alat kesehatan akan dianggarkan.
"Karena sekarang kita udah list kan. Oh ambulans misalnya 204 yang bisa diperbaiki berapa, oh cuma 120. Jadi mesti beli dong sisanya. Nah itu kita masukkan," jelasnya.
Budi menyampaikan telah menggelontorkan lebih dari Rp50 miliar untuk revitalisasi alat kesehatan di tiga provinsi itu.
Anggaran yang diberikan akan terus bertambah seiring berjalannya proses penanganan di provinsi tersebut. Anggaran itu merupakan permintaan Kemenkes yang diajukan ke BNPB untuk nantinya disampaikan ke Kementerian Keuangan.
"Ordenya kira-kira kalau saya lihat itu masih puluhan miliar, yang jelas di atas Rp50 miliar dan bergerak terus," ucapnya.





