Rupiah Dibuka Melemah, Cek Kurs BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI Hari Ini (8/1)

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2026). Simak kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah mengawali perdagangan hari ini dengan melemah 0,08% atau 13 poin ke level Rp16.793 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau naik 0,07% ke posisi 98,75.

Tidak hanya rupiah, sejumlah mata uang di Asia mengalami pelemahan. Yen Jepang misalnya melemah 0,08%, dolar Hong Kong melemah 0,01%, dan dolar Singapura melemah 0,12%.

Selain itu, dolar Taiwan melemah 0,28%, won Korea Selatan melemah 0,13%, yuan China melemah 0,05%, ringgit Malaysia melemah 0,17%, dan baht Thailand melemah 0,05%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (7/1/2026) rupiah ditutup melemah 0,13% atau 22 poin ke Rp16.780 per dolar AS. Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa rupiah bergerak fluktuatif pada hari ini dengan kecenderungan melemah pada kisaran Rp16.780—16.810 per dolar AS.

Terdapat sejumlah sentimen yang telah menyertai pergerakan rupiah. Di antara sentimen yang menyertai pasar keuangan antara lain adalah kepastian sinyal pelonggaran lanjutan suku bunga The Fed.

Baca Juga

  • Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp16.793 per Dolar AS pada Kamis (8/1)
  • Harga Emas Anjlok Imbas Profit Taking, Data AS Tahan Tekanan

Gubernur The Fed Stephen Miran mengatakan aktivitas bisnis AS tetap solid namun tetap memerlukan suku bunga yang lebih rendah. Penjelasannya bertentangan dengan Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin yang menyatakan bahwa suku bunga The Fed berada dalam level netral, yang tidak merangsang maupun menghambat aktivitas ekonomi.

Pasar juga melihat ketegangan geopolitik yang terus berkembang menjadikan ekspektasi akan ada dua kali pemotongan suku bunga The Fed tahun ini. 

Selain itu, investor akan mengamati dengan cermat data penggajian non-pertanian untuk Desember 2025, yang akan dirilis Jumat pekan ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang suku bunga. 

Selain kebijakan moneter, eskalasi konflik AS-Venezuela menyertai pasar uang. Invasi AS ke Venezuela menjadi poin penting yang perlu diwaspadai oleh pasar. 

Presiden AS Donald Trump mengatakan Caracas telah setuju untuk memasok antara 30 juta hingga 50 juta barel minyak ke AS, setelah Washington menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro akhir pekan lalu. 

Sementara itu dari dalam negeri, pasar mengamati proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sejumlah institusi seperti IMF dan Bank Dunia serta Bank Indonesia memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 akan ada di kisaran 5%. Kendati begitu, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6%.

Berikut kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI, Kamis (8/1/2026):

Kurs BCA Hari Ini

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.46 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.790 dan harga jual sebesar Rp16.810 berdasarkan e-rate.

Berdasarkan TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia itu pada pukul 09.10 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.655 dan harga jual Rp16.955. Lalu berdasarkan bank notes pada pukul 09.20 WIB, harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.655 dan Rp16.955.

Kurs BRI Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 10.03 WIB masing-masing sebesar Rp16.788 dan Rp16.825 untuk e-rate.

Lalu untuk TT counter, bank pelat merah itu mematok harga beli sebesar Rp16.698 per dolar AS dan harga jual Rp16.898 per dolar AS.

Kurs Bank Mandiri Hari Ini

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 09.11 WIB menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.755 dan Rp16.785 per dolar AS. 

Kemudian, bank dengan logo pita emas itu mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.575 dan harga jual Rp16.875 untuk TT counter. Lalu untuk bank notes, Bank Mandiri pada pukul 08.50 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp16.575 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp16.875 per dolar AS.

Kurs BNI Hari Ini

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk special rates pada pukul 10.05 WIB masing-masing sebesar Rp16.784 dan Rp16.814.

Berdasarkan TT counter, BNI pada pukul 10.05 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.650 dan harga jual Rp16.930. Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.650 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp16.930 per dolar AS.

U.S. DOLLAR / INDONESIAN RUPIAH - TradingView
{ "width": "100%", "height": 460, "symbol": "FX_IDC:USDIDR", "interval": "D", "timezone": "Asia/Jakarta", "theme": "light", "style": "1", "locale": "id", "withdateranges": true, "allow_symbol_change": false, "hotlist": true, "calendar": false, "support_host": "https://www.tradingview.com", "container_id": "tradingview_1767842641648" }

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo: Kejaksaan Akan Sita Tambahan 5 Juta Hektare Lahan Sawit Ilegal
• 23 jam lalumatamata.com
thumb
Siap Masuk Dunia Kerja? Ini Tools yang Wajib Dikuasai versi teman kumparan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
PSIS Lengkapi Perburuan dengan Rekrut Dua Amunisi Muda: Tampung Pemain Persija dan Pinjaman dari Borneo FC
• 21 jam lalubola.com
thumb
Menanti Yang Hilang dari Laut Labuan Bajo
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Indonesia Terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026
• 4 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.