BELAKANGAN ini, Ridwan kamil banyak disorot publik dengan dinamika perjalanan kariernya. Sejauh ini, publik mengenal Ridwan kamil sebagai pemimpin kreatif, humanis dan komunikatif.
Ia mampu membangun personal branding sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyatnya.
Dalam demokrasi elektoral, penentu kemenangan dalam sistem kontestasi adalah suara mayoritas, tentu sangat relevan ketika seorang politisi membangun branding politik yang kuat.
Oleh karena itu, sosok pemimpin yang mampu membangun personal branding yang baik biasanya akan berkorelasi dengan tingginya popularitas dan elektabilitas.
Media sosial tidak hanya sekadar digunakan untuk menyampaikan pesan kepada publik. Melalui media sosial, seorang politisi bisa membangun citra dan reputasi di hati khalayak.
Ada 8 hukum personal branding yang diperkenalkan oleh Peter Montoya, berkorelasi dengan penguatan secara personal seorang aktor.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Ridwan Kamil, Citra&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOC8xMTQ3MTI2MS9ydW50dWhueWEtcGFuZ2d1bmctZHJhbWF0dXJnaS1yaWR3YW4ta2FtaWw=&q=Runtuhnya Panggung Dramaturgi Ridwan Kamil§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Penguatan secara personal itu, yakni spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, visibilitas, kesatuan, keteguhan dan nama baik.
Baca juga: Pandji, Gibran, dan Keheningan yang Berbicara
Dari depalan hukum personal branding itu tentu tidak berdiri sendiri, melainkan saling berinteraksi dalam bentuk kekuatan personal yang utuh dan berkelanjutan.
Ridwan Kamil adalah sosok pemimpin yang memperoleh perhatian lebih dari khalayak, baik masyarakat umum maupun akademisi. Bahkan penelitian tentang personal branding Ridwan Kamil sudah banyak dilakukan oleh peneliti atau akademisi di berbagai kampus.
Jika dikorelasikan dengan konsep personal branding Peter Montoya, banyak hasil penelitian menilai sosok Ridwan Kamil memiliki spesialisasi sebagai seorang arsitek ternama, kepemimpinan kreatif dan inovatif, kepribadian interaktif dan komunikatif.
Selain itu, sosok yang berbeda dengan gaya kepemimpinan pada umumnya, memiliki visibilitas yang dibuktikan aktif membangun branding personal di media sosial, dan konsep kesatuan dibuktikan dengan memilliki integritas dan reputasi di mata khalayak.
Oleh karena itu, tidak heran kepemimpinan Ridwan Kamil pernah memperoleh pengakuan penghargaan nasional kota dan gubernur berprestasi.
Di sisi lain, Ridwan Kamil dan keluarga selalu menunjukkan citra keluarga harmonis. Citra keluarga harmonis dan kepemimpinan tentu sangat berkorelasi dan menguatkan citra personal branding.
Dalam komunikasi politik, citra keluarga akan memperkuat reputasi kepemimpinannya. Seorang pemimpin yang sukses dalam membangun bahtera rumah tangga, bisa menjadi titik pijak dalam membangun pemerintahan yang berintergritas.
Dunia politik kerapkali dikaitkan dengan panggung dramaturgi. Seorang aktor politik memiliki sisi panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage).




