Kemlu Cek Kondisi WNI Usai Belanda Dilanda Badai Salju

kumparan.com
23 jam lalu
Cover Berita

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah mengatakan, tak ada WNI di Belanda yang terdampak badai salju. Cuaca ekstrem berupa salju dan es melumpuhkan penerbangan di sejumlah negara Eropa pada Rabu (7/1) waktu setempat, termasuk Bandara Schiphol Amsterdam yang membatalkan 700 penerbangan. Akibatnya, lebih dari 100 penumpang menginap semalaman di bandara.

“Terkait badai salju di Belanda, sampai saat ini belum ada informasi WNI terdampak, selain hambatan transportasi publik yang tidak dapat berjalan,” ujarnya dalam press briefing di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

Atas hal ini, lanjut Heni, badan meteorologi Belanda telah menetapkan kode oranye di hampir seluruh wilayah.

“Badan meteorologi Belanda ini kemarin, 7 Januari, mengeluarkan peringatan kode oranye untuk hampir seluruh wilayah di Belanda, kode kuning di Provinsi Limburg dan kepulauan Weden,” tuturnya.

Juru Bicara (jubir) Kemlu Yvonne Mewengkang menyebut pihaknya terus memantau situasi di negara-negara yang paling terdampak cuaca dingin bersalju, seperti Belanda dan Prancis.

“Kami sudah koordinasi in close contact dengan KBRI Den Haag dan KBRI Paris. Kita terus monitor perkembangannya,” ucap dia.

Oleh karena itu, Yvonne mengimbau seluruh WNI untuk tetap waspada dan memantau perkembangan informasi cuaca melalui situs dan sumber informasi resmi pemerintahan.

700 Penerbangan di Amsterdam Batal

Kepada AFP, pihak Schiphol menyebut gangguan dipicu salju tebal dan angin kencang yang telah berlangsung enam hari. Bandara menyiapkan ratusan tempat tidur darurat serta menyediakan makanan dan sarapan bagi penumpang yang telantar.

“Ini adalah situasi yang luar biasa,” ujar juru bicara Schiphol, Stephan Donker. Dia menilai peristiwa ini sangat mengganggu salah satu pusat penerbangan tersibuk Eropa tersebut.

Maskapai Kerajaan Belanda, KLM mengatakan telah menerima pasokan baru 100 ribu liter cairan anti-es untuk penanganan badai salju ini. Sejak Jumat (2/1), sebagaimana dikutip Reuters, KLM menghabiskan sekitar 85 ribu liter per hari untuk membersihkan salju dan es dari pesawat.

Berdasarkan laporan AP News, cuaca ekstrem juga mengganggu transportasi darat di Belanda. Operator kereta api Nederlandse Spoorwegen (NS) mengimbau warga menunda perjalanan, sementara kemacetan di jalan raya mencapai lebih dari 700 kilometer akibat truk tergelincir dan salju tebal.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kisah Ibu Yusni Tetap Produktif di Usia yang Tidak Lagi Muda
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mahfud Harap MK Beri Jalan Tengah untuk Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Tahun 2025 Falun Gong Menyebar ke Seluruh Dunia,  Hanya Partai Komunis Tiongkok yang Justru Memperberat Penganiayaan
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 736,3 Triliun hingga 31 Desember 2025
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
PN Jakpus Tunda Sidang PK Eks Dirut Garuda Emirsyah Satar
• 22 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.