Anak Susah Makan, Pijat Telapak Tangan Solusinya?

kumparan.com
23 jam lalu
Cover Berita

Sebuah video yang diunggah akun Instagram @babykalula menarik perhatian. Dalam video tersebut, terlihat orang tua sedang memijat telapak tangan anaknya. Sang ibu menyebutkan bahwa metode ini dipercaya dapat membantu mengembalikan nafsu makan anak yang menurun.

Klaim ini menuai rasa penasaran banyak orang tua. Lantas, benarkah pijat telapak tangan dapat meningkatkan nafsu makan anak?

Kata Dokter soal Pijat Telapak Tangan Tingkatkan Nafsu Makan Anak

Menanggapi hal ini, Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), menjelaskan bahwa memang ada beberapa sumber yang menyebutkan pijat telapak tangan dapat menstimulasi nafsu makan melalui rangsangan sistem persarafan tertentu.

Stimulasi ini diyakini berhubungan dengan saraf yang berperan dalam regulasi rasa lapar. Namun, dr. Reza menegaskan bahwa hingga saat ini, bukti ilmiah yang mendukung efektivitas pijat telapak tangan untuk meningkatkan nafsu makan anak masih sangat terbatas.

“Tapi memang secara umum, bukti-bukti ilmiah mengenai hal ini masih terbatas. Jadi kalau dari bidang ilmu kesehatan anak sendiri, ini bukan merupakan suatu standar terapi untuk anak yang tidak mau makan,” tutur dr. Reza kepada kumparanMOM, Selasa (30/12).

Menurutnya, pendekatan utama yang sebaiknya dilakukan orang tua justru dimulai dari hal-hal mendasar. Mulai dari penerapan feeding rules yang tepat, memperhatikan rasa dan tekstur makanan, hingga menciptakan suasana makan yang nyaman dan netral.

Orang tua juga perlu memastikan adanya jarak waktu yang cukup antara jadwal makan dan menyusu, serta menghindari distraksi seperti gawai atau televisi saat anak makan.

“Apakah suasana makan sudah dibuat senetral mungkin, jadi itu dulu yang lebih kita coba untuk anak yang dengan katakanlah nafsu makannya menurun,” ujarnya.

Selain itu, dokter juga menekankan pentingnya menyingkirkan kemungkinan penyebab medis. Beberapa kondisi seperti anemia, infeksi cacing, alergi, penyakit infeksi, atau penyakit kronis tertentu, dapat menyebabkan nafsu makan anak menurun. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh tetap menjadi langkah penting bila anak mengalami masalah makan yang berkepanjangan.

Dr. Reza menjelaskan, pijat telapak tangan saat ini masih dapat dipandang sebagai terapi suportif, bukan terapi utama. Ke depannya, metode ini berpotensi dipertimbangkan lebih lanjut apabila didukung oleh penelitian ilmiah yang lebih kuat dan konsisten.

Untuk saat ini, orang tua disarankan tetap mengutamakan yang sudah terbukti secara medis dan berkonsultasi dengan dokter spesialis anak bila mengalami kesulitan dalam mengatasi masalah nafsu makan si kecil ya, Moms.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
United Tractors (UNTR) Bidik Penjualan Alat Berat hingga 4.500 Unit 2026
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Trimegah Asset Management Bukukan AUM Rp58,4 Triliun Sepanjang 2025
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
OJK Ungkap Progres Revisi Aturan Free Float, Ditargetkan Meluncur 2026
• 58 menit lalubisnis.com
thumb
Kematian Alfirisi Tahanan Demonstran di Rutan Medaeng, Sisakan Sederet Kejanggalan
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
7 Drama Korea Terbaru Tayang Januari 2026, Bertabur Bintang!
• 22 jam lalutheasianparent.com
Berhasil disimpan.