Tujuh Tahun Berjalan, Summarecon Mutiara Makassar Bertransformasi Jadi Kota Mandiri

harianfajar
22 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Summarecon Mutiara Makassar (SMM) terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak pertama kali diluncurkan pada November 2018.

Kawasan yang dikembangkan di atas lahan seluas 500 hektare itu kini bertransformasi menjadi kota mandiri yang mengintegrasikan hunian, pendidikan, bisnis, gaya hidup, hingga hiburan.

Berbagai fasilitas pendukung telah hadir di kawasan tersebut, mulai dari sekolah, pasar, convention centre, area kuliner, hingga ruang terbuka hijau. Pengembangan ini memperkuat konsep township yang diusung SMM di Kota Makassar.

Head of Marketing Summarecon Mutiara Makassar, Rustam Effendy Salim, mengatakan hingga saat ini terdapat enam klaster hunian yang telah dipasarkan.

Klaster hunian tersebut meliputi Jade Residence, Beryl Residence, Crystal Residence, Topaz Residence, The Morizen, dan Onyx Residence. 

Beragam desain serta konsep hunian ditawarkan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat Makassar.

Selain sektor hunian, SMM juga mengembangkan properti komersial berupa Ruko Graha Boulevard dan Ruko Bizpark. Ruko Graha Boulevard hadir sebagai bangunan dua lantai berdesain semi-industrial yang berada di kawasan Central Business District (CBD) Summarecon Mutiara Makassar.

Sementara itu, Ruko Bizpark mengusung desain modern tiga lantai dan berlokasi di pintu masuk utama kawasan SMM, sehingga menjadi salah satu titik strategis aktivitas bisnis.

Pengembangan kawasan SMM juga memperhatikan aspek lingkungan. Salah satunya melalui penyediaan ruang terbuka hijau seperti De Festive, yang ditanami sekitar 5.000 pohon terdiri dari pohon buah dan pohon peneduh.

Public Relations Summarecon Property, Citra Sanudi, menambahkan bahwa di kawasan tersebut juga terdapat Pasar Mandiri yang dikelola secara profesional oleh Town Management.

“Pasar tradisional ini dinilai menjadi percontohan di Kota Makassar karena kebersihan, fasilitas yang memadai, serta penerapan berbagai metode pembayaran,” jelasnya.

Pada 2025, SMM semakin melengkapi fasilitas kawasan dengan menghadirkan Plataran Makassar Venues and Dining serta Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) yang disebut sebagai pusat konvensi terbesar di Indonesia Timur. Selain itu, Gedung SDI Al Azhar 68 SMM telah resmi beroperasi sejak awal 2025.

Menjelang 2026, SMM kembali memperkenalkan hunian Rinoka bergaya klasik Perancis hasil kolaborasi dengan Sumitomo Forestry Indonesia. 

Sementara proyek Summarecon Mall Makassar ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dan dibangun dengan mengusung standar green building.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Yadea Enggak Cuma Jualan Motor Listrik
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Hutama Karya sampaikan progres pengerjaan di lokasi bencana di Sumbar
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Haru! Remaja Tasikmalaya Jalan Kaki 69 Km Modal Rp10.000 Demi Lihat Laut
• 22 jam lalugenpi.co
thumb
Masih Ingat Penalti Hilton Moreira di Stadion Siliwangi 2008? Salah Satu Momen Terburuk dalam Sejarah El Clasico Indonesia
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
IHSG dan LQ45 Dibuka Menguat pada Awal Perdagangan Jumat, 9 Januari 2026
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.