Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang memastikan virus yang dikenal sebagai superflu merupakan bagian dari influenza tipe A. Meski penularannya lebih cepat, virus ini tidak menyebabkan peningkatan angka kematian maupun rawat inap.
Di Kota Semarang, pemeriksaan sampel sejak Agustus 2025 menunjukkan tidak ditemukan influenza tipe A (H3N2) subclade K. Seluruh sampel telah diperiksa di laboratorium nasional.
Baca juga: Belum Ada Laporan Kasus, Jateng Siapkan Layanan Kesehatan Antisipasi Superflu
Dinas Kesehatan Semarang mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan langkah pencegahan standar, seperti istirahat yang cukup, menjaga daya tahan tubuh, dan segera memeriksakan diri jika gejala flu tidak membaik. Pemerintah Daerah (Pemda) menyatakan, vaksin influenza masih efektif dan situasi saat ini masih terkendali.
“Vaksin influenza itu tetap masih bisa mencegah supaya tidak tertular dari influenza ini. Seandainya dia tertular pun tidak parah, tidak sampai masuk rumah sakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Kamis, 8 Januari 2026.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1054770/original/086206300_1539601356-035217700_1447467756-sepak-bola.jpg)