Mentan Sebut Sudah Tak Impor Jagung untuk Pakan, Justru Ekspor

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap bahwa Indonesia sudah tak lagi melakukan impor untuk jagung khusus pakan ternak. Alih-alih impor, Indonesia justru sudah melakukan ekspor.

Amran menjelaskan untuk ekspor, saat ini jagung dari beberapa daerah juga diekspor ke beberapa negara tetangga.

“Dari kemarin sudah disampaikan, tidak ada impor jagung khusus pakan. Bahkan kita sudah ekspor. Ekspor di Kalimantan Barat ke Malaysia. Juga kita ekspor ke Filipina. Dari NTB, dari Gorontalo (produksinya). Jadi ada tiga tempat, dan Bapak Presiden lepas langsung,” kata Amran dalam Panen Raya Jagung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (8/1).

Mentan mengatakan, baru ada 1.000 hektare lahan jagung di Bekasi yang berhasil dipanen. Sementara untuk keseluruhan hingga kuartal IV 2025, jumlah lahan jagung yang dipanen mencapai 9.000 hektare.

“Ke depan kita akan menyelesaikan 9.000 hektare. Untuk menuntaskan panen kita di kuartal IV, kurang lebih itu yang akan kita lakukan. Karena memang jaraknya ini memang dekat. Jadi kami harus segera selesaikan semua, sehingga rangkaian kuartal IV ini betul-betul bisa selesai. Sekaligus kita juga menanam untuk kuartal I tahun 2026,” ujar Amran.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menuturkan bahwa upaya menurunkan harga pangan tidak hanya berfokus pada beras, tetapi juga komoditas lain seperti jagung yang menjadi bahan utama pakan ternak.

Ia mengaku telah menerima jaminan dari jajaran Kementerian Pertanian terkait langkah konkret yang tengah disiapkan pemerintah. Dengan begitu, swasembada jagung juga dapat dicapai dalam waktu dekat.

“Tidak hanya beras, tapi jagung saya dijanjikan oleh Pak Amran Menteri Pertanian didukung oleh TNI dan Polri dijanjikan bahwa jagung pun kita dalam waktu dekat akan swasembada. Pakan akan murah untuk seluruh peternak dan petani,” kata Prabowo


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diam-Diam Nama Stasiun LRT Pancoran Ternyata Berubah, Ada Apa?
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KPK Resmi Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji 2023-2024
• 8 jam lalunarasi.tv
thumb
Ada 10 Kasus Super Flu di Jawa Barat, Puncaknya Oktober 2025
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Akhir Januari, Venezuela tidak akan Mampu Bayar Gaji Pegawai
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bantah Terlibat, Ammar Zoni Singgung Adanya Bandar Narkoba di Rutan Salemba
• 6 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.