JAKARTA, KOMPAS.com- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan petugas haji untuk fokus melayani jemaah, bukan hanya sekadar "nebeng" berhaji.
Dahnil mengakui, Kemenhaj menerima kritikan dari publik terkait komitmen pelayanan haji yang diberikan oleh petugas haji.
"Jadi kami ingin pastikan semua petugas haji itu orientasi utamanya itu adalah pelayanan jemaah, bukan nebeng naik haji," ujar Dahnil di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026).
Baca juga: Petugas Haji Diklat Semi-Militer Sebulan, Wamenhaj: 90 Persen Kerjanya Itu Fisik
Dahnil ingin para petugas haji meluruskan dulu niatnya untuk memberi pelayanan kepada tamu-tamu Allah.
"Kami akan pastikan niat utamanya terlebih dahulu itu adalah pelayanan terhadap jemaah. Kemudian yang kedua adalah integritas terkait dengan kedisiplinan," jelasnya.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Dahnil Anzar Simanjuntak , Pelayanan Jemaah, haji 2026, Kemenhaj, petugas haji 2026, Petugas Haji, petugas haji nebeng&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOC8xNjQ4MTEzMS93YW1lbmhhai1wZXR1Z2FzLWhhamktaGFydXMtZm9rdXMtbGF5YW5pLWplbWFhaC1idWthbi1uZWJlbmctbmFpay1oYWpp&q=Wamenhaj: Petugas Haji Harus Fokus Layani Jemaah, Bukan Nebeng Naik Haji§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Selain integritas dan kedisiplinan, Dahnil juga mengingatkan petugas haji untuk bekerja secara kompak di Tanah Haram, Madinah, dan di Mekkah.
"Itu adalah kerja tim. Selama ini kan koreksi, dan itu juga jadi kritikan saya kan pada saat tahun lalu, kerja timnya itu bermasalah. Tingkat kedisiplinannya bermasalah, koordinasinya bermasalah," kata Dahnil.
Baca juga: Gus Irfan pada Calon Petugas Haji: Jangan Terima Pemberian dari Jamaah
"Kami ingin memperbaiki itu semuanya dengan pendekatan-pendekatan kerja tim yang kuat," imbuh dia.
Oleh sebab itu, Kemenhaj mengusung diklat petugas haji selama sebulan dengan konsep semi-militer yang melibatkan unsur TNI dan Polri.
"Instansi mana yang memiliki kapasitas untuk membangun tim yang kuat? Itu adalah militer. Jadi kalau ada yang nyebut ini militerisme, iya. Kami ingin mengadaptasi nilai-nilai kedisiplinan kerja tim yang kuat dari militer," ucap Dahnil.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


