Prabowo Resmi Umumkan Indonesia Swasembada Beras, Anggota DPD Ingatkan Soal Keberlanjutan

tvonenews.com
22 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris mengapresiasi langkah pemerintah yang resmi menetapkan swasembada beras bagi Indonesia.

Ia mengatakan, hal ini adalah sebuah keberhasilan yang harus disyukuri oleh bangsa Indonesia di tengah situasi global yang terus berubah.

“Capaian swasembada beras ini patut kita syukuri dan berikan apresiasi baik kepada Pemerintah, petani dan pemangku kepentingan terkait lainnya. Capaian ini menjadi harapan baru,” kata Fahira, Kamis (8/1/2025). 

Dirinya mengatakan, capaian ini menunjukkan banyak pihak telah bekerja keras secara kolektif, termasuk petani yang berusaha bertahan di tengah berbagai tantangan.

“Swasembada beras adalah bukti bahwa pembangunan sektor hulu pangan, yang sering kurang mendapat sorotan, sesungguhnya merupakan penyangga utama kehidupan bangsa,” tuturnya.

Fahira kemudian mengatakan, keberhasilan ini juga mestinya dirasakan oleh masyarakat di tingkat petani.

Ia juga mengingatkan soal jaminan keberlanjutan serta keadilan distribusi beras.

Oleh karenanya, Fahira pun berharap supaya swasembada beras ini benar-benar memberikan manfaat bagi petani.

Senator Jakarta ini berharap agar harga gabah harus adil, kepastian serapan oleh negara, pembiayaan yang terjangkau, hingga jaminan perlindungan dari tengkulak.

Selain itu, Fahira juga berharap supaya swasembada beras ini tidak cuma bertahan di periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dirinya mengingatkan agar capaian ini ditata secara berkelanjutan dengan memperhatikan sejumlah ancaman perubahan iklim.

Perlu juga untuk memikirkan dengan baik tentang penguatan sistem irigasi, hingga memikirkan teknologi pertanian modern.

Fahira juga mendorong supaya swasembada beras tidak dijadikan akhir dari swasembada pangan Indonesia.

Menurutnya, ketahanan pangan nasional sebaiknya tidak hanya bertumpu pada komoditas beras, mengingat keberagaman pangan di Indonesia yang sangat luas.

"Diversifikasi pangan lokal seperti sagu, jagung, singkong, sorgum, dan pangan lokal lainnya perlu diperkuat agar sistem pangan kita lebih tangguh dan pola konsumsi masyarakat semakin sehat,” ujar dia lagi. (iwh)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
• 18 jam lalusuara.com
thumb
3.221 Warga Agam Masih Mengungsi Pascabencana
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
SIG Pabrik Tuban Fasilitasi Manasik Haji Gratis untuk Ribuan Calon Jamaah
• 1 jam laluberitajatim.com
thumb
Shanghai Luncurkan 20 Kebijakan Baru untuk Dorong Reinvestasi Asing dan Perkuat Iklim Usaha
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.