Balita Jadi Korban Peluru Nyasar, KemenPPPA Minta Semua Pihak Pastikan Keamanan Anak

kompas.tv
1 hari lalu
Cover Berita
Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus KemenPPPA Ciput Eka Purwianti (tengah) menyampaikan paparannya dalam sesi diskusi yang digelar di Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). (Sumber: ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menekankan pentingnya kewaspadaan semua pihak untuk mencegah tawuran yang bisa menyebabkan anak-anak menjadi korban konflik sosial orang dewasa. 

Hal ini dinyatakan sebagai tanggapan atas insiden balita berinisial AA (4) menjadi korban peluru nyasar di tengah tawuran di Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (5/1/2025) lalu.

"Kewaspadaan perlu ditingkatkan oleh semua pihak di lingkungan yang terjadi tawuran untuk memastikan semua anak dalam kondisi aman," ujar Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus KemenPPPA Ciput Eka Purwianti di Jakarta, Kamis (8/1/2026), via Antara. 

Ia mengatakan perlu ada mekanisme peringatan di radius tertentu untuk mencegah anak-anak dalam jangkauan risiko menjadi korban konflik. 

Baca Juga: Balita 4 Tahun di Medan Terkena Peluru Nyasar di Mata, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

KemenPPPA mengajak semua pihak memperkuat upaya pencegahan berbasis komunitas, edukasi tentang perlindungan anak, serta pengawasan lingkungan untuk menciptakan ruang aman bagi anak.

"Kami juga mendorong kepolisian untuk meningkatkan pengawasan di wilayah pascatawuran serta di daerah lain yang memiliki risiko tinggi terjadinya tawuran," kata Ciput Eka. 

Dia menegaskan, tindakan kekerasan yang mengakibatkan anak menjadi korban, meskipun tidak ditujukan langsung kepada anak tersebut, tetap merupakan pelanggaran hukum serta hak anak. 

Sebelumnya diberitakan, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo menyatakan pihaknya telah mengantongi titik terang terkait sosok yang bertanggung jawab atas peluru nyasar tersebut.

"Pelaku sudah teridentifikasi," tegas Agus, seperti dilansir Antara, Rabu (7/1/2026).

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • peluru nyasar
  • balita jadi korban peluru nyasar
  • balita di medan jadi korban peluru nyasar
  • kemenpppa
  • tawuran
  • tawuran di medan
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Video: Indonesia Dipercaya sebagai Presiden Dewan HAM di PBB
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gagal Pecah Belah Yaman Melalui Tangan UEA, Israel Gigit Jari Dihadang Saudi?
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Luis Enrique Pilih Tinggalkan PSG demi Manchester United
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Detik-Detik Mencekam di Lampu Merah Pesing Jakbar: Pemotor Dikejar dan Dikeroyok Tiga Pak Ogah, Begini Kronologinya
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Dedi Mulyadi Cabut Status Masjid Raya Bandung hingga Tak Lagi Terima Dana Pemprov Jabar, Ini Alasan sang Gubernur
• 3 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.