Menjangkau yang Tak Terjangkau, Pelayanan Sepenuh Hati PNM untuk Kelompok Subsisten

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Pendekatan ini merupakan bagian dari komitmen PNM dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif.

Menjangkau yang Tak Terjangkau, Pelayanan Sepenuh Hati PNM untuk Kelompok Subsisten. (Foto Istimewa/PNM)

IDXChannel – Bagi sebagian ibu prasejahtera, mengakses layanan keuangan kerap terasa menakutkan. Tak jarang muncul rasa sungkan, khawatir tidak dipahami atau sistem pinjaman yang mengharuskan adanya jaminan. Namun, pengalaman itu berubah ketika mereka berjumpa dengan Account Officer (AO) PNM.

Pertemuan pertama sering kali berlangsung sederhana, di teras rumah, di balai warga, atau pun di area perkampungan yang hangat dan penuh kekeluargaan. AO PNM datang dengan bahasa yang sederhana dan kesediaan untuk mendengar kebutuhan mereka. Menadapatkan pembiayaan tanpa agunan dan didampingi untuk tumbuh naik kelas.

Baca Juga:
PNM Perkuat Komitmen Pelayanan Berbasis Customer Experience di 2026

Pelayanan yang diberikan tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan. Tak jarang AO PNM mengenal nama anak-anak nasabah, memahami ritme usaha harian mereka, hingga mengerti kapan harus memberi dorongan dan kapan cukup menjadi pendengar. Relasi yang terbangun perlahan menghadirkan rasa aman bahwa ada yang mendampingi perjalanan mereka, apa pun kondisinya.

Setiap kunjungan rutin, setiap percakapan ringan, dan setiap solusi yang disampaikan dengan bahasa sederhana menjadi pengalaman yang membangun kepercayaan nasabah. Mereka tidak merasa dilayani dari jarak jauh, tetapi ditemani dari dekat.

Baca Juga:
Dampak Nyata Program Pemberdayaan Keberlanjutan Mekaar PNM untuk Masyarakat Prasejahtera

Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary menegaskan, pendekatan ini merupakan bagian dari komitmen PNM dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif.

“PNM hadir untuk melayani masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan. Dengan akses pembiayaan yang bertanggung jawab dan pendampingan berkelanjutan, kami ingin mereka mendapat kesempatan memiliki produk keuangan yang aman,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga:
Relawan PNM Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban Bencana Sumatera

Menurut Dodot, pembiayaan tanpa pemberdayaan tidak akan cukup. “Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pengetahuan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha melalui Account Officer. Tujuannya agar kehidupan nasabah benar-benar menjadi lebih baik dan berkelanjutan,” katanya.

Di balik itu semua, AO PNM menjalankan perannya dengan hati. Mereka memahami bahwa bagi nasabah, layanan keuangan bukan sekadar transaksi, melainkan bagian dari upaya bertahan dan memperbaiki kehidupan keluarga. Ketika pengalaman tersebut dirangkai secara konsisten, lahirlah ikatan emosional yang kuat antara nasabah dan PNM.

Saat ibu-ibu prasejahtera merasa didengar, dimengerti, dan didampingi, di situlah pelayanan PNM terus berupaya menghadirkan rasa aman, harapan, dan keberanian untuk membangun masa depan yang lebih baik.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Simak Cerita Lee Joo Bin Tentang Peran dan Chemistry dengan Ahn Bo Hyun di Spring Fever
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Wapres Gibran Perintahkan Gubernur Kalsel Tangani Serius Banjir Berulang di Musim Penghujan
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Bali United Ingin Perpanjang Penderitaan PSM Makassar
• 12 jam lalugenpi.co
thumb
Sembilan Sekolah Rakyat Mulai Tahap Konstruksi, Dianggarkan Rp2,3 Triliun. Ini lokasinya
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Harga Pangan 9 Januari 2026: Cabai Turun, Beras Stabil, Minyak Goreng Masih Naik
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.