Bogor, IDN Times – Jalur alternatif Puncak sering kali jadi momok bagi wisatawan, karena kehadiran joki liar atau pak ogah. Namun, Polres Bogor punya cara jitu untuk mengatasinya dengan merangkul mereka menjadi Suportas atau Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas. Program yang awalnya hanya untuk masa libur Nataru ini, kini berpotensi dipermanenkan.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, membeberkan rencana masa depan relawan di jalur wisata ini. Polres Bogor secara proaktif melakukan pendekatan personal kepada para pemuda setempat yang biasa menjadi joki. Tujuannya untuk mengubah stigma negatif menjadi bantuan nyata bagi pengendara atau wisatawan.
"Betul, terkait Suportas yang kami rekrut untuk mengantisipasi joki dan pak ogah, rencananya memang untuk operasi kemanusiaan. Kemarin Bapak Kapolres sudah bersilaturahmi kembali dengan mereka untuk membahas keberlanjutan program ini," ungkap Ardian, Kamis (8/1/2026).




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467822/original/038439900_1767931488-ATK_Bolanet_Pegadaian_Championship_2026_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454002/original/095902900_1766546189-1000114224.jpg)