Harga minyak mentah naik lebih dari 3 persen pada Kamis (8/1), setelah dua hari berturut-turut mengalami penurunan, karena investor menilai perkembangan di Venezuela dan khawatir tentang pasokan dari Rusia, Irak, dan Iran.
Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik USD 2,03, atau 3,4 persen menjadi USD 61,99 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik USD 1,77, atau 3,2 persen menjadi USD 57,76.
Batu Bara
Harga batu bara menguat pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan situs tradingeconomics, harga batu bara naik tipis 0,47 persen dan berada di harga USD 107,40 per ton.
CPO
Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) sedikit naik pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan tradingeconomics, harga CPO naik 0,17 persen menjadi MYR 4.042 per ton.
Nikel
Harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan tradingeconomics anjlok 3,34 persen menjadi USD 17.065 per ton.
Timah
Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exchange (LME) melemah 1,29 persen dan menetap di USD 43.750 per ton.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5416965/original/065210600_1763488390-1000245869.jpg)
