Badan Geologi Ungkap Penyebab Munculnya Sinkhole di Sumatera Barat

katadata.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

Viral di media sosial fenomena amblesan tanah atau sinkhole yang terjadi secara misterius di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM menyebutkan fenomena sinkhole yang terjadi di Sumatera Barat itu ditandai dengan terbentuknya lubang berdiameter sekitar 20 meter dengan kedalaman kurang lebih 15 meter di lahan pertanian milik warga.

Pelaksana tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan, kemunculan sinkhole di Sumatera Barat itu bukan karena runtuhan batu gamping. Berdasarkan kajian tim , diketahui bahwa amblesan ini terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan yang tidak secara tiba-tiba.

Dia menjabarkan tim mendapati lokasi kejadian berada pada endapan lapukan batuan vulkanik berupa tuf batu apung dan bukan pada batuan batu gamping sebagaimana umumnya sinkhole terbentuk.

Lapisan batuan itu memiliki tekstur halus dan mengandung mineral lempung, dengan bagian bawah berupa batu gamping malihan yang bersifat kedap air, sehingga memicu aliran air tertahan dan menggerus lapisan tanah di atasnya.

Selain faktor jenis batuan, intensitas curah hujan yang relatif tinggi di wilayah tersebut, yakni sekitar 2.000 hingga 2.500 milimeter per tahun, turut mempercepat proses erosi bawah permukaan yang memicu amblesan

Dalam keterangan pers, Badan Geologi menyebut secara teknis, sinkhole diawali oleh terbentuknya rekahan di permukaan tanah, yang kemudian menjadi jalur masuk air ke dalam tanah, membentuk rongga bawah permukaan hingga akhirnya tanah runtuh.

Ia menambahkan fenomena yang sama juga berpotensi terjadi di lokasi pertanian lain dengan kondisi geologi dan tata guna lahan serupa, terutama pada lahan pertanian intensif dengan sistem irigasi yang kurang baik.

Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan apabila muncul retakan tanah yang membesar, serta segera melaporkan kepada aparat setempat agar dapat dikoordinasikan dengan instansi berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

Badan Geologi merekomendasikan lubang yang terbentuk akibat sinkhole dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan air dengan membuat pagar pengaman di sekitar lubang.

Apa Itu Sinkhole dan Penyebabnya

Dikutip dari laman United States Geological Survey (USGS), sinkhole adalah lubang atau depresi besar di permukaan tanah yang terbentuk ketika material di bawah tanah hilang atau runtuh, sehingga tanah di atasnya tidak lagi memiliki dukungan yang cukup dan amblas.

Penyebab terjadinya sinkhole bisa dibagi menjadi proses geologi alami dan aktivitas manusia. Proses alami atau geologi karst yang dimaksud, yakni air tanah atau hujan yang mengandung CO₂ bersifat sedikit asam, sehingga dapat melarutkan batuan yang mudah larut seperti batu kapur, gipsum, atau batu karbonat lain.

Proses itu menciptakan rongga dan caverns bawah tanah. Ketika rongga makin besar dan tidak mampu menopang beban di atasnya, lapisan atas bisa runtuh. Ini merupakan proses yang berjalan perlahan selama ribuan tahun di medan karst. 

Penyebab sinkhole lainnya yakni perubahan level air tanah. Turunnya muka air tanah misalnya akibat kekeringan atau pengeboran untuk irigasi, dapat menghilangkan dukungan tekanan air yang membantu menopang rongga. Sebaliknya, hujan deras dan banjir juga bisa saturasi tanah sehingga mempercepat keruntuhan.

Ada juga faktor erosi internal dan pelarutan. Aliran air bawah tanah yang terus-menerus membawa partikel tanah dan batuan keluar dari bawah permukaan, akan menciptakan void yang kemudian runtuh. 

Selain itu, aktivitas manusia seperti konstruksi jalan atau bangunan, pembangunan infrastruktur yang mengubah aliran air, pemompaan air tanah secara berlebihan, atau penggalian tanah, dapat mempercepat pembentukan sinkhole.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Roy Keane: Alex Ferguson Terus Bertahan di MU Seperti Bau Busuk
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Sayangkan Aksi Mawa Koar-koar di Medsos, Inara Rusli Kena Sentil soal Masa Lalu
• 7 jam laluinsertlive.com
thumb
Setelah Air Surut, Petani Sawit di Sumatera Jalani Ritme Hari Berbeda
• 32 menit laludetik.com
thumb
Maybank Marathon 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism hingga Ekonomi Lokal
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur Turun Level III
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.