Pengelola Ungkap Pemicu Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menggunung

detik.com
23 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gunungan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat. Pengelola Pasar Induk Kramat Jati menyebut tumpukan sampah terjadi sejak November 2025.

"Jadi memang penumpukan ini terjadi satu bulan belakangan ya. Kira-kira itu di bulan November dan Desember," kata Manajer Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun di Pasar Induk Kramat Jati, Jaktim, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Mulai Diangkut, Begini Penampakan Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Agus menyebut salah satu penyebab sampah menumpukan ialah berkurangnya truk pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dia mengatakan biasanya ada 15 truk yang dikerahkan, namun saat itu hanya ada delapan delapan truk yang bisa digunakan.

"Belakangan di bulan terakhir ini pengiriman armada itu hanya sekitar tujuh-delapan armada. Nah, oleh karenanya terjadi deposit sampah," sebut Agus.




(kuf/haf)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DLH Bogor selidiki dugaan rencana pengiriman sampah dari Tangsel
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Pemkot Tangsel Bayar Rp90 Juta Untuk Buang Sampah ke Cileungsi
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Telkomsel Hadirkan Keandalan Jaringan, Siapkan 45 Ton BBM Dukung Pemulihan Pascabencana di Sumatera
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Wali Kota Makassar Resmikan Pabrik Pengolahan Aspal PT Tuju Wali Wali
• 22 jam lalucelebesmedia.id
thumb
CN-235, Pesawat Indonesia dalam Operasi Militer AS di Venezuela
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.