TABLOIDBINTANG.COM - Pasar estetika medis Indonesia diproyeksikan tembus Rp23 triliun pada 2030. Menangkap tren ini, Dermies Max by ERHA resmi membuka flagship clinic ke-11 di Kemang dengan konsep beauty lifestyle paling hype dan harga ramah Gen Z.
Industri estetika medis Indonesia tengah berada di fase emas. Pasar ini diproyeksikan melonjak dari US$257 juta pada 2023 menjadi US$1,45 miliar atau setara Rp23,49 triliun pada 2030, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 10,3 persen.
Di tengah tren tersebut, Dermies Max Aesthetic Clinic by ERHA resmi membuka flagship clinic ke-11 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (8/1).
Langkah ekspansi ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan industri klinik kecantikan nasional yang naik hingga 60 persen dalam lima tahun terakhir dan diperkirakan menembus 5.000 klinik pada akhir 2025.
Mengusung positioning “The Heart of Beauty Hype”, Dermies Max Kemang dirancang bukan sekadar sebagai klinik estetika, melainkan destinasi beauty lifestyle yang modern, trendi, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.
“Kami ingin Dermies Max Kemang menjadi lebih dari sekadar tempat perawatan. Kami membangun ekosistem beauty lifestyle melalui kolaborasi dengan berbagai brand populer agar pelanggan bisa merawat diri sekaligus menikmati pengalaman yang menyenangkan dan kekinian,” ujar dr. Norita Sembada, Managing Director of ERHA Clinic Group, pada sesi Media Gathering, Kamis (8/1) lalu.
4 Diferensiasi Klinik Kemang
Dermies Max Kemang hadir dengan sejumlah diferensiasi utama.
Pertama, dukungan penuh ekosistem ERHA Dermatology. Seluruh dokter dan tenaga medis telah melalui pelatihan terakreditasi dari ERHA Institute, sementara produk dan treatment dikembangkan melalui riset ERHA Innovation berbasis evidence-based dermatology.
Kedua, kehadiran Facial Lab dan Hair Lab, ruang perawatan terspesialisasi yang jarang ditemukan di klinik lain di Kemang. Facial Lab menawarkan lebih dari 13 pilihan facial treatment berbasis teknologi terkini, sementara Hair Lab dilengkapi hair analysis digital sebelum perawatan.
Ketiga, treatment eksklusif yang hanya tersedia di cabang Kemang, seperti Dermal Injector dengan prosedur painless, DNA Salmon Facial sebagai alternatif skin booster tanpa jarum, hingga Onsen Hair & Scalp Therapy ala Jepang yang memberikan sensasi relaksasi mendalam.
Keempat, harga lebih terjangkau dengan standar dermatologi penuh. Treatment di Dermies Max dibanderol mulai Rp125.000, hingga 30–50 persen lebih kompetitif dibandingkan klinik estetika premium lain di Jakarta Selatan.
Kehadiran flagship clinic Kemang semakin mengukuhkan posisi Dermies Max sebagai salah satu jaringan klinik estetika berbasis dermatologi terbesar dan paling relevan dengan gaya hidup masa kini di Indonesia.




