Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Ditargetkan Terangkut 5 Hari

detik.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati mulai diangkut. Pihak pengelola pun menargetkan tumpukan sampah ini bisa terangkut semua dalam lima hari ke depan.

"Kemarin itu di hari Kamis ini sudah ada 25 armada, dan sudah dilakukan 31 ritase pengangkutan ke Pasar Induk Kramat Jati. Nah, kita berharap, kalau konsistensi 25 armada ini, maka bisa dipastikan lima hari ke depan, lima hari ke depan, maka penumpukan sampah ini akan sudah terlihat lebih menyusut dan lebih mantap," kata Manajer Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun kepada wartawan di Pasar Induk Kramat Jati, Jaktim, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Pengelola Ungkap Pemicu Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menggunung

Agus pun menjelaskan sampah di Pasar Induk Kramat Jati mulai menumpuk hingga menggunung sejak November 2025. Pada periode tersebut, armada pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkurang, dari yang biasanya 15 armada, berkurang hingga hanya 8 armada.

"Belakangan di bulan terakhir ini pengiriman armada itu hanya sekitar 7-8 armada. Nah, oleh karenanya, terjadi deposit sampah," sebut Agus.

Dia mengatakan aktivitas pedagang Pasar Induk Kramat Jati, yang berjalan 24 jam setiap harinya, dapat mengumpulkan 120 hingga 150 ton sampah. Sampah yang dihasilkan pun merupakan sampah organik sehingga dapat dengan cepat mengalami pembusukan bila tidak langsung diangkat.

Baca juga: Mulai Diangkut, Begini Penampakan Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Akibat pembusukan tersebut, akhirnya memunculkan bau busuk. Bau ini pun begitu mengganggu aktivitas para pedagang.

"Sampah kita ini sebenarnya sampah organik. Ketika tidak diangkut 2-3 hari maka akan terjadi pembusukan inilah kemudian yang menyebabkan ketidaknyamanan karena bau. Ya, yang dirasakan oleh baik para pedagang maupun masyarakat yang ada di sekitar," tutur Agus.

Baca juga: Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Warga Terganggu Bau Busuk




(kuf/zap)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gawat, 22 Desa Hilang Disapu Banjir Sumatra
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Wali Kota Makassar Resmikan Pabrik Pengolahan Aspal PT Tuju Wali Wali
• 18 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Hasil Liga Inggris, Klasemen, dan Top Skor: Arsenal dan Liverpool Saling Sandung
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Dari Gang Sempit ke Panggung Nasional, Yoga Ardian Cetak Atlet Cilik Lewat Indosalto
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Hati-Hati, OJK Sebut Tren Kejahatan Finansial Love Scam Sedang Meningkat
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.