Perangkat Wearable Kesehatan Dipediksi Hasilkan Sejuta Ton e-Waste pada 2050

liputan6.com
16 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan teknologi di ajang teknologi terbesar dunia, Costumer Electronics Show (CES) 2026 menampillkan beragam inovasi perangkat kesehatan wearable terbaru, mulai dari pemantauan glukosa, pelacak tekanan darah, hingga fitness tracker.

Menurut laporan Tech Crunch, Selasa 6 Januari 2026, meskipun menawarkan kemajuan yang signifikan dalam pemantauan kesehatan, dampak lingkungan dari penggunaan perangkat ini jarang menjadi sorotan utama.

Advertisement

BACA JUGA: Pemerintah Petakan 93 Juta Hektare Areal Bernilai Keanekaragaman Hayati Tinggi

Berdasarkan studi terbaru dari Cornell University dan University of Chicago, permintaan perangkat kesehatan wearable diperkirakan melonjak tajam hingga mencapai 2 miliar unit per tahun pada 2050. Angka ini setara dengan peningkatan 42 kali lipat dibandingkan permintaan saat ini.

Untuk mengurangi dampak tersebut, para peneliti merekomendasikan dua solusi untuk perubahan material perangkat dan perubahan desain.

Pertama, dengan mengembangkan chip yang memanfaatkan logam umum seperti tembaga, menggantikan mineral langka seperti emas. Kedua, membuat perangkat desain modular agar papan sirkuitnya bisa digunakan kembali, sementara bagian luar perangkat bisa diganti.

"Ketika perangkat-perangkat ini digunakan dalam skala global, pilihan desain yang tampak kecil bisa berdampak sangat besar," tulis salah satu penulis studi tersebut, melansir Antara, Kamis (08/01/2025).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Salju Tebal Selimuti Krakow, Musim Dingin Polandia Kian Ekstrem
• 6 jam laludetik.com
thumb
BGN Ungkap SPPG Dekat Peternakan Babi di Sragen Belum Diberi Izin Bangun Dapur
• 21 jam laludetik.com
thumb
PN Jakpus Catat Kenaikan Perkara Korupsi pada 2025, Pidana Umum Turun
• 18 jam laludetik.com
thumb
Iftitah: Beasiswa Patriot Jadi Strategi Bangun Ekonomi Baru Kawasan Transmigrasi
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Masuk Tahap Pengadaan, Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar Mulai Bangun Edufam Barombong dan Sudiang
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.