JAKARTA, DISWAY.ID - Penyintas bencana ekologis di Dusun Serba, Desa Serba Luar, Kecamatan Bandar pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, masih kesulitan mendapatkan air bersih hingga hari ke-40 pascabencana.
Sejak bencana warga terpaksa mengandalkan air kubangan banjir atau parit-parit yang menggenang air untuk kebutuhan sehari-hari.
Bahkan sebagian penyintas harus berjalan kaki sekitar 20 menit menuju area kebun agar mendapatkan air untuk bertahan hidup.
Kondisi tersebut dialami hampir seluruh penyintas yang kini tinggal sementara di posko pengungsian.
BACA JUGA: Dompet Dhuafa Hadirkan Layanan Servis Motor Gratis Bagi Penyintas di Tapteng
Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi sumur bor disekitar pos pengungsian Dusun Serba, Desa Serba Luar pada Rabu 7 Januari 2025.
Aktivasi sumur bor tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Syariah.
Air dari sumur bor ini menjangkau sekitar 650 jiwa penerima manfaat di sekitar posko pengungsian Desa Serba Luar.
Keberadaan sumur bor ini menjadi solusi di tengah krisis air bersih yang dihadapi penyintas.
BACA JUGA:Dompet Dhuafa Kirim 11 Truk Bantuan 75 Ton untuk Penyintas Bencana Sumatera
Saat ini, warga dapat mengakses air bersih dengan jarak yang lebih dekat dari tempat tinggal sementara.
Nia (27), salah satu penyintas banjir mengakui harus berjalan kaki menyusuri wilayah kebun untuk memperoleh air guna kebutuhan konsumsi, cuci pakaian, dan mandi.
“kami perlu jalan kaki selama 20 menit ke tengah hutan. kadang kami mandi dan cuci-cuci di sungai bawah jembatan dekat posko. Disana air masih kotor tapi kami tidak punya pilihan lain,” ujar Nia.
“Alhamdulillah semenjak ada sumur bor kami tidak perlu berjalan jauh ke tengah hutan. Di sekitar posko kami sudah dapat air bersih. Di sana kami mencuci pakaian, menampung air untuk minum, masak, dan berwudu,” tambah Nia.
BACA JUGA:Komitmen LKC Dompet Dhuafa NTB Dukung Sukses Program Desa Berdaya di Nusa Tenggara Barat
- 1
- 2
- »





