Ini yang Bikin Gapura Dukuh Zamrud Bekasi Disebut Telan APBD Hampir Rp 1 Miliar

kompas.com
18 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Penggunaan struktur baja dan beton bermutu tinggi disebut menjadi keunggulan utama gapura utama Perumahan Dukuh Zamrud, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Gapura yang dibangun dengan anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi 2025 sebesar Rp 997.450.000 itu menggunakan material baja dan beton berstandar mutu tinggi.

Koordinator Seksi Forum Komunikasi Warga Zamrud (FKWZ) sekaligus warga yang turut mengawal pembangunan, Heru Rilano (52), menjelaskan sejak tahap perencanaan, spesifikasi teknis gapura memang difokuskan pada kekuatan struktur.

Baca juga: Warga Kaget Gapura Dukuh Zamrud Bekasi Telan Anggaran Hampir Rp 1 Miliar

“Yang bikin istimewa sebenarnya mulai dari struktur. Kami menggunakan besi, kolom, balok, pembetonan di dak menggunakan mutu beton K-250 minimal. Itu semua menggunakan struktur yang kokoh. Makanya harganya bisa tinggi,” ujar Heru saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (9/1/2026).

Selain kekuatan struktur, Heru menyebutkan, aspek arsitektur juga menjadi pembeda antara gapura Dukuh Zamrud dan gapura lain di wilayah sekitar.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=perumahan Dukuh Zamrud, gapura perumahan dukuh zamrud, perumahan dukuh zamrud bekasi, perumahan dukuh zamrud mustika jaya, APBD untuk gapura Perumahan Dukuh Zamrud&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOS8xNjI5NTIwMS9pbmkteWFuZy1iaWtpbi1nYXB1cmEtZHVrdWgtemFtcnVkLWJla2FzaS1kaXNlYnV0LXRlbGFuLWFwYmQtaGFtcGlyLXJwLTE=&q=Ini yang Bikin Gapura Dukuh Zamrud Bekasi Disebut Telan APBD Hampir Rp 1 Miliar§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

“Kemudian juga dari sisi arsitekturnya, kami menggunakan plafon PVC dan granit untuk lantainya. Kami juga bikin pagar sebagai gerbang masuk bagi warga ataupun non-warga. Itu kenapa sampai sebesar itu nilainya,” katanya.

Dengan spesifikasi tersebut, Heru menilai gapura Dukuh Zamrud layak disebut sebagai bangunan yang dirancang untuk ketahanan jangka panjang.

“Dengan anggaran yang besar ini, gapura ini bisa bertahan minimal 30 tahun. Tapi tentunya untuk sisi eksterior seperti cat, perlu pembaruan, paling tidak tiga atau empat tahun sekali,” ucapnya.

Heru menjelaskan, proses pembangunan gapura dimulai pada pertengahan Oktober 2025 dan rampung pada akhir Desember 2025.

Baca juga: Gapura Rp 1 M Dukuh Zamrud Bekasi Viral, Warga Siap Kawal Pemeriksaan Anggaran

“Ini dimulai dari bulan Oktober pertengahan kalau saya tidak salah. Jadi kurang lebih dua bulanan sampai Desember akhir,” ujar Heru.

Meski mengaku puas dengan hasil fisik bangunan, Heru tetap menyoroti aspek transparansi dan kualitas pelaksanaan pekerjaan yang menurutnya masih perlu evaluasi.

“Secara fisiknya, puas karena kami jadi punya kebanggaan. Tapi secara transparansi kerja tidak puas. Masih banyak hal-hal yang perlu direvisi atau dikoreksi,” katanya.

Menanggapi pro dan kontra yang muncul di masyarakat, terutama terkait urgensi pembangunan gapura di tengah kondisi sejumlah ruas jalan yang masih rusak, Heru menegaskan rencana pembangunan telah melalui proses sosialisasi kepada warga.

“Dukuh Zamrud melalui RW setempat sudah dikumpulkan terlebih dahulu. Dari belasan RW yang hadir, 100 persen itu setuju. Mereka mendukung pembangunan gapura ini,” ujarnya.

Heru juga menilai pembangunan gapura tersebut wajar mengingat anggaran daerah bersumber dari pajak yang dibayarkan masyarakat.

“APBD ini kan diperoleh dari pajak. Jadi harus dialokasikan secara tepat sasaran serta berguna bagi masyarakat. Salah satunya gapura yang jadi ikon di perumahan,” ujar Heru.

Baca juga: Asal-Usul Gapura Dukuh Zamrud Bekasi yang Telan Anggaran Hampir Rp 1 Miliar

Pembangunan gapura yang belakangan dijuluki publik sebagai “gapura sultan” itu disinyalir merupakan usulan salah satu anggota DPRD Kota Bekasi, Agus Rohadi, yang juga menjabat sebagai anggota Badan Kehormatan DPRD.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, pada bagian tengah gapura terdapat ruang yang diperuntukkan bagi petugas keamanan perumahan.

Sementara di sisi kanan depan berdiri tembok setinggi sekitar dua meter bertuliskan “Dukuh Zamrud” yang terbuat dari bahan aluminium.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga Aceh Tamiang Terharu Dapat 10 Ton Bantuan dari MNC Peduli
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Pemprov DKI Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Arab Saudi Rilis Jadwal Umrah 2026, Jemaah Indonesia Diimbau Patuhi Ketentuan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Driver Ojol di Bekasi Dibegal usai Antar Pesanan, Motor Kredit Digasak Pelaku
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
OJK Pantau 4 Multifinance dan 9 Pinjol Kurang Modal
• 21 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.