Kejagung Jamin Restorative Justice tak Jadi Alat Dagang dalam KUHP dan KUHAP

mediaindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita

KEJAKSAAN Agung (Kejagung) memastikan restorative justice (RJ) masih berlaku dalam KUHP dan KUHAP yang berlaku saat ini. Korps Adhyaksa memaksimalkan pengawasan, agar RJ tidak jadi ajang transaksional.

“Kita jamin, kita usahakan pokoknya (agar RJ tidak transaksional), kita awasi bersama lah,” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, dikutip pada Jumat (9/1).

Anang mengajak masyarakat turut memantau semua proses RJ yang terjadi di Indonesia. Jika mengendus adanya transaksional, masyarakat diharap melapor.

“Kalau sampai ada transaksi perkara, laporkan saja lah,” ujar Anang.

Anang mengatakan, semua penegak hukum sedang melakukan penyesuaian dalam penerapan KUHP dan KUHAP. Beledi itu diminta tidak dijadikan celah hukum untuk memperkaya oknum penegak hukum.

“Memang kalau nakal, otaknya sudah nakal, setiap peluang, setiap kelemahan, menjadi peluang untuk nakal ya bisa saja,” tutur Anang. (Can/P-3)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
• 23 menit lalumerahputih.com
thumb
Menaker Dorong Lulusan BLK Ikuti Program Perluasan Kesempatan Kerja
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Kemenhaj Tetapkan 2 Syarikah dan Hadirkan Menu Nusantara untuk Jemaah Haji 2026| KOMPAS MALAM
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Tersangka Kasus Kuota Haji
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Update Minecraft Terbaru Hadirkan Perubahan Besar, Cek di Sini!
• 20 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.