Pakar HTN Unair Prediksi Ada Judicial Review Setelah Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru

suarasurabaya.net
17 jam lalu
Cover Berita

Dr. Mohammad Syaiful Aris Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Airlangga (UNAIR) memprediksi akan ada gelombang judicial review ke Mahkamah Konsititusi (MK) pasca pemberlakuan Kitan Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru.

Menurutnya, adanya gelombang tindakan adalah yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Karena menjadi bagian dari mekanisme kontrol masyarakat yang dijamin konstitusi.

Bahkan, semakin banyak masyarakat yang menaruh perhatian terhadap penerapan hukum, potensi hukum menjadi lebih baik akan semakin besar.

“Dampaknya terhadap stabilitas sistem hukum jika diuji secara masif menurut saya sesuatu yang wajar. Semakin banyak orang menaruh perhatian terhadap penerapan hukum, potensi hukum menjadi lebih baik akan semakin besar,” katanya, Jumat (9/1/2026).

Terkait peneraparan KUHP dan KUHAP baru, Aris menyebut bahwa perubahan ini harus berhubungan dengan penguatan kedaulatan hukum dan rakyat, yang terdapat dalam Pasal 1 ayat 2 Undang-Undang Dasar Negara RI 1945.

“Peraturan perundang-undangan, termasuk KUHP dan KUHAP, seyogyanya digunakan untuk melindungi warga negara, termasuk juga mengatur relasi dan interaksi yang sehat antara negara dan warga negaranya,” ungkapnya.

Salah satu hal yang menjadi sorotan Aris adalah masa transisi kedua undang-undang yang terbilang cukup singkat. KUHP hanya berjarak tiga tahun dari waktu disahkan pada 2023 lali. Sedangkan KUHAP baru disahkan pada November 2025 dan berlaku pada 2026.

“Harusnya, sebelum diterapkan Undang-Undang harus memenuhi tiga aspek yakni, substansi hukum, kesiapan aparatus penegak hukum, dan pemahaman masyarakat,” tambahnya.

Adapun Aris juga menekankan pentingnya mekanisme sanksi tegas bagi aparat yang salah menggunakan kewenangan dalam KUHAP baru ini untuk menjaga prinsip kehati-hatian.(kir/wld/iss)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penindakan PETI Naik Signifikan, Polda Riau Tawarkan Solusi Pro Rakyat
• 5 jam laludetik.com
thumb
WIZ dan Wahdah Peduli bangun sistem filtrasi air di Aceh Tamiang
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Perjalanan Karir Gus Yaqut, dari Wabup hingga Jadi Menteri lalu Tersangka Korupsi
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Truk CPO Terguling di Deli Serdang, Warga Jarah Minyak yang Tumpah
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Ungkap Ada Pengembalian Rp100 Miliar dari Kasus Kuota Haji
• 18 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.