Pertamina Percepat Pemulihan Energi di Sumatera: Distribusi BBM ke Daerah Terisolir Gunakan Helikopter

tvrinews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Jakarta

PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pemulihan jalur distribusi energi di wilayah Sumatera pasca bencana alam. Fokus utama saat ini adalah memastikan kemudahan akses BBM dan LPG bagi masyarakat terdampak melalui strategi distribusi berlapis.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa infrastruktur energi di beberapa wilayah terdampak sudah menunjukkan progres signifikan, bahkan sebagian besar telah kembali normal.

"Kami berupaya memastikan kemudahan distribusi energi bagi masyarakat melalui penguatan jalur distribusi. Update untuk wilayah Aceh, sebanyak 151 dari 156 SPBU atau sekitar 97 persen sudah beroperasi kembali," ujar Arya dalam keterangan resminya melalui tayangan YouTube BNPB Indonesia terkait Update Penanganan Pasca Bencana di Sumatera, Jumat 9 Januari 2026.

Selain Aceh, Arya merinci bahwa pemulihan di wilayah Sumatera lainnya telah mencapai angka maksimal. Di Sumatera Utara, sebanyak 406 SPBU dipastikan sudah 100 persen beroperasi normal. Kondisi serupa terjadi di Sumatera Barat, di mana 147 SPBU telah pulih sepenuhnya.

Untuk sektor gas, sebanyak 94 dari 131 agen LPG yang terdampak di wilayah terdampak juga dilaporkan sudah mulai berangsur normal. 

Guna menembus wilayah yang akses daratnya terputus, Pertamina menerapkan tiga metode distribusi: Reguler, Alternatif, dan Emergency. Perusahaan pelat merah ini mengerahkan seluruh armada baik di darat, laut, maupun udara.

"Kami menggunakan pesawat air tractor dan helikopter dengan metode sling load untuk membawa BBM dan tabung LPG ke daerah yang benar-benar terisolir," jelas Arya.

Tak hanya memastikan pasokan energi, Pertamina juga mengerahkan 500 relawan yang tersebar di 6 posko utama, yakni di Lhokseumawe, Pidie Jaya, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Agam, dan Sibolga.

Berikut adalah rincian bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan:

  •  * Energi untuk Pengungsian: Mendukung 164 posko dan 111 dapur umum dengan pasokan Bright Gas.
  •  * Dukungan Operasional: Menyediakan BBM untuk pesawat dan kendaraan operasional BNPB, serta bantuan genset untuk rumah sakit.
  •  * Air Bersih: Menyiagakan 15 mobil tangki air, pembuatan sumur bor baru, serta reaktivasi sumur warga bekerja sama dengan Wanadri.
  •  * Layanan Kesehatan: Mengerahkan 28 dokter dan 56 perawat di 4 posko medis yang telah melayani lebih dari 1.500 warga.

Selain bantuan fisik, Pertamina juga memberikan pendampingan psikososial atau trauma healing bagi anak-anak dan orang dewasa untuk membantu pemulihan mental warga pasca bencana.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Persiapan Nonton Konser Indoor ala teman kumparan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
IATA Pasang Target Produksi Batu Bara 7,85 Juta MT di 2026, Naik 179 Persen
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Partai Demokrat Bakal Gelar Perayaan Natal Nasional 2026, Momentum Doa bagi Keselamatan Bangsa
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Terkait Dugaan Intimidasi Warga, Dedi Mulyadi Panggil Kades Panggalih Garut, Singgung Soal Anggaran
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Sambil Menangis, Fanni Lauren Christie Ceritakan Kronologi Ditipu Pengacara Rp1,8 Miliar
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.