JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan tiga mandat khusus kepada Kementerian Sosial (Kemensos) sepanjang tahun 2026.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam agenda Doa Bersama Awal Tahun di Kompleks Kementerian Sosial, Jumat, 9 Januari 2026.
Salah satu mandat paling krusial adalah pemutakhiran data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) agar bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.
BACA JUGA:BRIN Tegaskan Air Sinkhole di Sumbar Berbahaya bagi Kesehatan, Jangan Diminum!
BACA JUGA:Sarat Kejanggalan, IPW Soroti Penyidikan Kasus Eks Caleg Nasdem di Polda Sulsel
"Ada 3 mandat khusus presiden pada Kementerian Sosial. Yang pertama adalah pemutahiran data tunggal sosial ekonomi nasional," ujar Gus Ipul, Jumat.
Gus Ipul mengemukakan, akurasi data menjadi kunci seluruh program Kemensos.
Mulai dari bantuan sosial menuju graduasi, bansos adaptif, hingga penyelenggaraan sekolah rakyat.
"Jadi semua program-program kementerian sosial itu bergantung pada data yang akurat," tuturnya.
Presiden, kata Gus Ipul, sejak awal meminta agar konsolidasi data dilakukan secara serius.
BACA JUGA:Alasan Kesehatan, Polda akan Periksa Kembali Richard Lee 2 Pekan Depan
BACA JUGA:Pemulihan Masih Berlangsung, Gubernur Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat 14 Hari
Dalam hal ini, Badan Pusat Statistik (BPS) diberi mandat sebagai penanggung jawab utama data.
Sementara Kemensos bertugas membantu pemutakhiran data secara berkelanjutan.
Untuk memastikan data benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat di lapangan, Kemensos membuka ruang partisipasi publik melalui berbagai saluran.
- 1
- 2
- 3
- »





