JAKARTA, DISWAY.ID-- Pelaporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono terkait materi stand-up comedy bertajuk ‘Mens Rea’ memantik respons dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Alih-alih memberikan dukungan terhadap langkah hukum tersebut, Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla justru melontarkan pandangan yang menyejukkan.
BACA JUGA:Menkum Ogah Tanggapi Kasus Eks Menag Yaqut di KPK: Kurang Etis Jika Saya Komentari
BACA JUGA:Resmi: Manchester City Datangkan Antoine Semenyo dari Bournemouth, Ini Alasan 'Penerus Beckham' Pilih The Citizens
Sosok yang akrab disapa Gus Ulil ini menyayangkan jika panggung komedi harus berujung pada laporan polisi.
Baginya, kehadiran komedian yang mampu memancing gelak tawa masyarakat merupakan aset penting di tengah situasi bangsa yang sering kali tegang.
"Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum," ujar Gus Ulil dalam keterangannya, Jumat 9 Januari 2026.
Gus Ulil pun menyelipkan pesan filosofis yang kerap dikutip para pecinta komedi, dengan menegaskan bahwa tawa adalah elemen krusial dalam menjaga kewarasan publik.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Beri 3 Mandat Khusus ke Kemensos, Data Akurat Jadi Kunci Bansos!
BACA JUGA:Djony Bunarto Tjondro: Astra Kembali Salurkan Bantuan Tenda Darurat, Air Bersih hingga Ambulans, Dukung Penanganan Pascabencana di Sumatra
"Humor adalah koentji," tegasnya.
Bukan Sikap Resmi PBNU
Mengenai sosok pelapor yang menamakan diri Aliansi Muda Nahdlatul Ulama, Gus Ulil memberikan klarifikasi tegas.
Ia memastikan bahwa kelompok tersebut tidak memiliki keterkaitan struktural maupun mandat resmi dari PBNU.
Menurutnya, aksi pelaporan itu murni inisiatif individu atau kelompok tertentu yang mencatut nama NU.
- 1
- 2
- »




