Cara Pertamina Siapkan UMKM Naik Kelas hingga Tumbuh Berkelanjutan

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Pertamina (persero) berkomitmen mendorong perubahan cara berpikir atau mindset UMKM dalam menggembangkan usahanya agar terakselerasi naik kelas. Hal itu dilakukan dalam program Pertapreneur Aggregator (PAG).

Melalui Program Pertapreneur Aggregator, Pertamina membangun UMKM yang tidak hanya tumbuh dari sisi omzet, tetapi juga matang secara organisasi. Dengan fondasi sistem dan kepemimpinan yang kuat, UMKM diharapkan mampu bertahan, berkembang, dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga :
3 Anak Usaha Pertamina Ini Bakal Dimerger, Dirut Simon Ketemu Purbaya Bahas Insentif
Pulihkan Akses Air Bersih di Aceh Tamiang, Pertamina-Elnusa Serahkan Alat Bor Sumur Air

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa penguatan UMKM dengan fondasi organisasi yang sehat sejalan dengan Asta Cita Poin 3, yaitu penguatan ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“UMKM perlu dipersiapkan agar mampu tumbuh sebagai organisasi yang tangguh. Dengan sistem yang kuat, UMKM tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan membangun ekosistem usaha yang berdaya saing,” ujar Baron dikutip dari keterangannya, Jumat, 9 Januari 2026.

Seperti dirasakan Harumi Kartini, founder Harumi Fashion asal Jakarta, yang masuk dalam 10 besar Program Pertapreneur Aggregator  2025. PAG adalah program pendampingan UMKM berkelanjutan, yang dirancang untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui kolaborasi, menembus akses pasar lebih luas, dan peningkatan kualitas usaha.

“Dulu segala hal bergantung ke saya. Sekarang saya sadar, bisnis agar bisa berkembang tidak boleh  bergantung pada satu orang," kata Harumi.

Harumi Kartini, mengawali usaha dalam layanan desain kemasan (packaging), branding visual, materi promosi digital, hingga strategi visual storytelling. 

Lewat usahanya, Harumi membantu para pelaku UMKM lain untuk tampil profesional dan menarik di mata pasar, dia kini mengembangkan usaha desain fashion untuk produk baju muslim, mukena, jilbab, yang kini diminati UMKM yang ingin memiliki ciri khas produk fashion.

“Saya memulai jasa desain ini karena banyak UMKM punya produk bagus, tapi visualnya kurang menarik. UMKM perlu memperhatikan kemasan dan desain produk untuk menarik konsumen,” jelas Harumi yang memandang rekan UMKM sebagai mitra strategis dalam mengembangkan usahanya.

Pemikiran tersebut muncul setelah Harumi digembleng di  Pertapreneur Aggregator, bahkan Ia mulai keluar dari pola founder-centric menuju organisasi berbasis sistem, kepemimpinan, dan kolaborasi. 

Baca Juga :
Penyaluran Pertalite di Serang Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Pertamina
Kokoh Peringkat 1 Dunia di Sektor Sub Industri Integrated Oil and Gas, Skor ESG Pertamina Terus Naik
Sepeda Listrik Ini Bisa Tembus 130 KM Sekali Ngecas

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penuhi Kebutuhan Warga, Instalasi Air Bersih-Solar Panel Dipasang di Aceh Tamiang
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Dari Kampus ke Sekolah, O-Week UC Makassar Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Inara Rusli soal Rekaman CCTV 2 Jam dengan Insanul Fahmi: Buram, Nggak Jelas
• 8 jam laluinsertlive.com
thumb
Ichal Muhammad Akui Pernah Nikah Siri dengan Faby Marcelia, Cerai gegara Ini
• 11 jam laluinsertlive.com
thumb
Viral Pengakuan Netizen Ketemu Richard Lee Bareng Cewek Muda, Dugaan Perselingkuhan Mencuat!
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.