Liputan6.com, Jakarta - Pengamat Ekonomi Eko Listiyanto dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menjelaskan kunci utama agar implementasi 'Waste to Energy' atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dapat berjalan secara berkelanjutan dengan melakukan pemilahan sampah mulai dari tingkat rumah tangga hinga tempat penampungan sampah.
"PSEL ini menurut saya mendukung keberlanjutan atau sustainability begitu. Hal yang harus dipastikan bahwa kemudian jenis-jenis sampahnya sudah dipilah-pilah," ujar Eko melansir Antara, Jumat (9/1/2025).
Advertisement
Menurutnya, perlu untuk memulai edukasi sampah di Indonesia, termasuk bagaimana memilah sampah dengan baik seperti di negara-negara maju lainnya pemilahan sampah sudah menjadi budaya dan perilaku masyarakatnya.
"Proses ini menjadi penting, ini lebih kepada jadi pembiasaan. Jadi mungkin nanti ke depan harus ada, menurut saya, harus ada strategi juga bagaimana proses pemilahan sampah itu harus dimulai dari rumah tangga begitu sehingga dalam proses PSEL ini benar-benar terkelola," kata Eko.
"Hal kecil seperti ini akan sangat membantu proses kelancaran dari implementasi PSEL," sambung dia.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468678/original/076856500_1767969026-marcilio.jpg)



