Intip Capaian Kinerja Ekspor Motor Indonesia 5 Tahun Terakhir

bisnis.com
12 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja ekspor sepeda motor Indonesia ke sejumlah pasar global menunjukkan fluktuasi signifikan dan cenderung menurun dalam lima tahun terakhir sejak 2021.

Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala menuturkan bahwa kinerja ekspor sepeda motor nasional sangat ditentukan oleh tingkat permintaan dari masing-masing negara tujuan.

“Kalau ekspor sangat tergantung negara tujuan ya. Beberapa pasar terbesar ada di Asia Timur, Asean, dan Asia Tengah," ujar Sigit kepada Bisnis, dikutip Jumat (9/1/2026).

Data AISI mencatat, saat Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19 pada 2021 silam, kinerja ekspor kendaraan roda dua sebanyak 803.931 unit. Namun, angka itu lanjut melemah 7,51% menjadi 743.551 unit pada 2022.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Kemudian, ekspor sepeda motor ambles 23,34% secara tahunan menjadi 570.004 unit pada 2023. Meskipun sempat naik tipis menjadi 572.506 unit pada 2024, namun kembali merosot 4,95% (year-on-year/YoY) menjadi 544.133 unit pada 2025.

Lebih lanjut Sigit mengatakan, AISI turut mempertimbangkan faktor global dalam proyeksi pasar. Namun, pihaknya berharap ada potensi windfall pada semester II/2026, misalnya dari kenaikan harga komoditas yang dapat menopang daya beli masyarakat.

Baca Juga

  • Penjualan Sepeda Motor Indonesia dan Proyeksikan Bisnis 2026
  • Ekspor Sepeda Motor Buatan RI Tembus 544.000 Unit, Ini Pasar Terbesarnya
  • Capai Target, Penjualan Sepeda Motor Tembus 6,41 Juta Unit pada 2025

Sejumlah produsen sepeda motor yang menjadi eksportir terbesar yakni PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang beroperasi melalui fasilitas produksi di Karawang, Jawa Barat. 

Selain itu, terdapat PT Suzuki Indomobil Motor dengan basis pabrik di Tambun, Bekasi, serta PT Kawasaki Motor Indonesia yang menjalankan kegiatan produksi di Cikarang.

Di lain sisi, penjualan sepeda motor di dalam negeri justru menunjukkan tren sebaliknya. Sepanjang 2025, penjualan motor di pasar domestik sebesar 6,41 juta unit. Realisasi tersebut tumbuh tipis 1,25% dibandingkan capaian pada 2024 yang sebesar 6,33 juta unit.

Sigit menambahkan, terdapat sejumlah faktor yang menjaga ketahanan pasar kendaraan roda dua. Salah satunya adalah dukungan lembaga pembiayaan atau leasing yang memberikan kemudahan akses kredit bagi konsumen sepeda motor.

Selain itu, kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang menunda penerapan opsen pajak turut membantu menekan beban pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat.

Tren Kinerja Ekspor Sepeda Motor RI 2021-2025:

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pandji Dipolisikan, Gus Ulil: Kita Butuh Banyak Ketawa di Negeri Ini
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Warga Aceh Tamiang Terharu Dapat 10 Ton Bantuan dari MNC Peduli
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Polisi Tutup Kasus Arya Daru, Pengacara Ungkit Lagi Soal Wanita Berinisial V
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
TNI AD Sukses Pulihkan Akses Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen dengan Jembatan Bailey
• 22 jam lalupantau.com
thumb
CEK FAKTA: Angkatan Muda NU yang Laporkan Pandji Bagian dari NU?
• 23 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.