PM Italia: Sudah saatnya Eropa mulai dialog dengan Rusia soal Ukraina

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada Jumat mengatakan bahwa Eropa harus mulai berbicara dengan Rusia tentang Ukraina dan menyerukan penunjukan utusan khusus Uni Eropa untuk penyelesaian masalah Ukraina.

"Saya kira sudah saatnya Eropa juga berbicara dengan Rusia. Karena jika Eropa memutuskan untuk berpartisipasi dalam tahap negosiasi ini hanya dengan berbicara dengan salah satu pihak, saya khawatir pada akhirnya kontribusi positif kita akan terbatas," kata Meloni dalam konferensi pers akhir tahunnya di parlemen Italia.

Perdana Menteri Italia mencatat bahwa masalah Eropa adalah karena mereka memiliki beragam pendapat mengenai isu Ukraina.

"Itulah mengapa saya selalu menganjurkan penunjukan utusan khusus Eropa untuk penyelesaian masalah Ukraina -seseorang yang akan memungkinkan kita untuk membuat generalisasi dan berbicara dengan satu suara," kata Meloni.

Sejak pertengahan November, AS telah mempromosikan rencana perdamaian baru untuk Ukraina.

Pada 2 Desember, Presiden Rusia Vladimir Putin menerima utusan khusus AS Steve Witkoff dan menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, di Kremlin.

Kunjungan perwakilan AS ke Rusia itu terkait dengan pembahasan rencana perdamaian AS untuk Ukraina.

Kremlin menyatakan bahwa Rusia tetap terbuka untuk bernegosiasi dan berkomitmen pada diskusi yang berlangsung Agustus lalu selama pertemuan Putin-Trump di Anchorage, Alaska.

Pada 14-15 Desember, Berlin menjadi tuan rumah negosiasi mengenai penyelesaian konflik Ukraina, yang melibatkan Witkoff, Kushner, dan Volodymyr Zelenskyy. Witkoff kemudian melaporkan kemajuan pada rencana penyelesaian yang terdiri dari 20 poin.

Para pemimpin Uni Eropa kemudian mengeluarkan pernyataan tentang jaminan untuk Ukraina dan langkah-langkah menuju penyelesaian konflik, termasuk pengiriman pasukan multinasional ke negara tersebut dan mempertahankan militer Ukraina pada tingkat sedikitnya 800 ribu tentara.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Spanyol siap kirim pasukan perdamaian ke Ukraina dan Palestina

Baca juga: Presiden Turki akan berbicara dengan Trump soal Gaza, Ukraina


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Relawan Klaim Jokowi Maafkan 2 Tersangka Ijazah Palsu Saat Bertemu Kemarin
• 22 jam laludetik.com
thumb
Intip, Segini Besaran Bonus yang Diterima Atlet SEA Games 2026 Thailand dari Pemerintah
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Mau Jadi Istri Kedua Insanul Fahmi, Inara Rusli Sebut Tidak Dilarang dalam Islam
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Medali Emas dan Pecahkan Rekor di Sea Games 2025, Rizky Juniansyah Naik Pangkat jadi Kapten
• 22 jam lalufajar.co.id
thumb
Bagaimana Maroko Petik Keuntungan dari Normalisasi dengan Israel?
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.