Migas Madura Berpotensi Dongkrak Ekonomi Masyarakat

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta: Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Harisandi Savari menyatakan bahwa industri minyak dan gas (migas) di wilayah Madura dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, jika sistem bagi hasil dan partisipasi pengelolaan migas dapat dimaksimalkan.

"Kami melihat migas sebagai potensi besar untuk mengangkat ekonomi lokal, terutama jika bagi hasil dan partisipasi pengelolaan migas benar-benar maksimal," kata anggota DPRD Jawa Timur Harisandi Savari, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 10 Januari 2026.

Menurut Harisandi, kekayaan migas di Madura, termasuk cadangan minyak dan gas yang masih potensial, dapat menjadi sumber peningkatan pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat apabila porsi bagi hasilnya diperkuat, khususnya dari pemerintah pusat ke daerah.

Harisandi menjelaskan Participating Interest (PI) atau keterlibatan daerah dalam pengelolaan blok migas yang selama ini berada pada kisaran 9–10 persen di sejumlah wilayah, diharapkan dapat memberikan pemasukan tambahan bagi pemerintah kabupaten maupun provinsi.

Dengan demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Potensi migas bisa meningkatkan perekonomian lokal asalkan porsi hasilnya adil dan dikelola dengan baik," ujar politisi PKS ini.
  Baca juga: Target APBN Tercapai, Mensesneg: ESDM Fokus Lelang 75 Blok Minyak Baru

(Ilustrasi. Foto: Unsplash)
  Pemanfaatan hasil migas untuk masyarakat
Ia menambahkan DPRD Jatim terus mendorong agar keberadaan industri migas tidak hanya menguntungkan perusahaan atau pemerintah pusat semata, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Madura. Termasuk di antaranya pemanfaatan hasil migas untuk pembangunan fasilitas publik dan peningkatan layanan masyarakat.

"Kami ingin menghilangkan pandangan negatif selama ini bahwa Madura hanya menjadi wilayah eksplorasi tanpa manfaat signifikan bagi masyarakat lokal, sementara keuntungannya lebih banyak mengalir ke luar daerah atau pusat," ucap Harisandi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sikap Gerindra-Golkar Beda dengan Konstituen Soal Pilkada, Pengamat Bilang Begini
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Edwin Chen, Miliarder Mandiri Terkaya di Bawah 40 Tahun
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Amran Berang! 133,5 ton Bawang Bombay Berpenyakit Diselundupkan ke RI
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prabowo Tugaskan Wakil Panglima TNI Tangani Normalisasi Sungai Pascabencana Sumatera
• 14 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.