Promosi di WEF Davos, Indonesia Bakal Tarik Investasi Padat Karya

cnbcindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sebuah logo terlihat di Pusat Kongres menjelang pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, 13 Januari 2024. (REUTERS/DENIS BALIBOUSE)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia akan mengikuti World Economic Forum di Davos, Swiss yang diselenggarakan pada 19-23 Januari 2026. Pada kesempatan itu Indonesia akan memperkenalkan sektor-sektor andalan yang dapat menarik investor dunia, salah satunya di industri padat karya.

Deputi Promosi Penanaman Modal dan Hilirisasi Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan industri padat karya yang menjadi andalan adalah dari sektor pangan.

"Nah kalau padat karya, kita seperti kemarin kita mau mengatakan bahwa kita punya kemampuan untuk bisa menciptakan di sektor pangan," katanya saat Media Briefing Bersama Danantara di Wisma Danantara, Jakarta pada Jumat (9/1/2026).


Nurul menjelaskan, bahwa perwakilan Indonesia akan mencari investor-investornya baik itu pangan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan pangan baik nasional maupun pemenuhan kebutuhan regional.

Pilihan Redaksi
  • Lawan Vietnam-Malaysia-Thailand, Ini Jurus RI Pikat Investor Dunia

Pembentukan hilirisasi di sektor pangan bisa menjadi pintu masuk bagi kapital masuk sehingga turut membuka lapangan kerja yang semakin luas.

Kemudian, Nurul juga mengatakan bahwa investasi yang masuk untuk program hilirisasi pangan juga akan membawa teknologi. Sehingga kombinasi antara modal, teknologi, dan penyerapan tenaga kerja dapat memperkuat [pertumbuhan ekonomi di masa depan.

"Nah, kombinasi antara perkebunan, pertanian dengan industri pengolahannya, ini adalah kombinasi strategis untuk menarik investasi yang menyerap tenaga kerja besar di perkebunannya dan juga menyerap teknologi dan kapital dari sisi industrinya. Selain itu juga pada industri-industri alas kaki dan juga industri-industri tekstil yang masih memiliki daya saing di dunia. Tetap pada industri-industri alas kaki dan juga industri-industri tekstil yang kita masih dipandang punya kemampuan daya saing," imbuh Nurul.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Perkuat Reputasi RI Tarik Investasi Lewat Industri Hijau

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
OJK Dorong Tiga Agenda Strategis Jelang Pergantian Direksi BEI 2026
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Kubu Nadiem soal Dugaan Rugikan Negara Rp 2,1 T: Chromebook Hemat APBN Rp 1,2 T
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dinas Bima Marga DKI Ajak Bicara 2 Perusahaan PJ Tiang Monorel Mangkrak
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Lanjutkan Pemeriksaan Richard Lee 19 Januari | SAPA MALAM
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal Semifinal Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri dan Jonatan Christie Siap Tempur
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.