Pendampingan Hukum Perkuat Tata Kelola USK

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Universitas Syiah Kuala (USK) mendapat pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Banda Aceh sebagai upaya mendukung tata kelola kampus yang baik dan mencegah tindakan melawan hukum. Rektor USK, Prof Marwan, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut, Jumat (tanggal tidak disebutkan).

Pendampingan ini, menurut Prof Marwan, telah memberikan banyak masukan dalam penataan dan tata kelola kampus, termasuk penyelesaian status Labschool yang kini telah menjadi milik USK. Kerja sama ini juga mencakup pendampingan dalam regulasi untuk menjalankan inovasi bisnis dan tri dharma perguruan tinggi di Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Wakil Rektor II USK, Prof Marwan, menambahkan bahwa pendampingan ini membantu USK meraih posisi terbaik kedua dalam anugerah keuangan dan barang milik negara, kategori PTN-BH sub kategori pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK terbaik. Pendampingan ini meliputi penataan tata kelola dan pembenahan yayasan agar sesuai dengan regulasi.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Suhendri, menjelaskan bahwa pendampingan hukum ini bertujuan memitigasi risiko dalam pelaksanaan tugas di USK. Permohonan dari pihak rektorat untuk melakukan pendampingan telah dijawab dengan menugaskan jaksa pengacara negara untuk memberikan solusi sesuai regulasi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Senat USK Prof Abubakar Karim dan pejabat lainnya dari lingkungan USK dan Kejari Banda Aceh.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Haru, Perjuangan Anggota Polisi Bawa Bayi Seberangi Sungai Pakai Kabel Sling | SAPA MALAM
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Ammar Zoni Dinilai Terlalu Blak-blakan Selama Persidangan, Respon Aditya Zoni Auto Disorot
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Mencicipi Ramen Autentik Jepang yang Harganya Tak Sampai Rp30 Ribu
• 15 jam laluinsertlive.com
thumb
Musetti Tantang Rublev di Semifinal Hong Kong, Bublik Dekati Top 10 Dunia
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Pencairan ATENSI YAPI Januari 2026: Ini Nominal Bantuan dan Cara Cek Penerimanya
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.