Pemprov Kaltara Dukung Pemberdayaan Perempuan dan Anak

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TARAKAN, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan dan program nasional di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) Arifah Choiri Fauzi yang digelar di Tarakan, Jumat.

Ingkong Ala menyatakan bahwa kehadiran Menteri Arifah dan jajarannya merupakan bukti nyata perhatian serta komitmen pemerintah pusat terhadap penguatan pembangunan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, terutama di Kaltara. Ia menambahkan bahwa komitmen ini akan diwujudkan melalui penguatan regulasi, perencanaan, dan penganggaran yang responsif gender serta ramah anak. Selain itu, peningkatan koordinasi lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan juga menjadi fokus utama.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

“Kami meyakini melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi perempuan, berbagai tantangan di bidang pemberdayaan perempuan dan anak dapat dihadapi secara bersama-sama dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Ingkong.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dalam forum tersebut, Menteri Arifah Fauzi menyoroti pentingnya percepatan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak di seluruh kabupaten/kota. Menurutnya, UPTD merupakan strategi tepat untuk transformasi Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak menjadi Ruang Bersama Indonesia (RBI).

RBI diharapkan menjadi wadah kolaboratif lintas sektor untuk menekan angka kekerasan, memperkuat ketahanan keluarga, serta meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Pangan Rp 450 Ribu/Orang Selama 3 Bulan
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Denada Digugat ke PN Banyuwangi Atas Dugaan Penelantaran Anak Kandung
• 21 jam laluinsertlive.com
thumb
Sinkhole Berair Biru di Limapuluh Kota jadi Wisata Dadakan, Warga Ambil Air untuk Obat
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Pembunuh Pria Depok Ditangkap Saat Sedang Jaga Bos di RS Bogor
• 20 jam laludetik.com
thumb
Dituding Telantarkan Anak Selama 24 Tahun, Denada: Doain Dena ya Ma
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.