Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah video berdurasi 20 detik yang beredar di Facebook menampilkan seorang pria berseragam TNI membawa map berwarna hijau, sementara di belakangnya terlihat beberapa orang, termasuk sosok yang berpakaian seperti kepala desa dan aparat desa, dengan posisi menunduk.
Unggahan tersebut disertai narasi yang mengklaim bahwa TNI menangkap kepala desa yang menyalahgunakan bansos dan dana desa, serta mengajak warganet melaporkan kepala desa yang menyelewengkan anggaran agar TNI segera bertindak dan melakukan audit.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Inilah contoh kepala desa yang tertangkap menyalahgunakan bansos dan dana desa. Bantuan rakyat bukan untuk pribadi kalian. Ini uang negara yang seharusnya tepat sasaran bukan untuk memperkaya diri sendiri. Jika ditempat kalian ada kepala desa yang menyelewengkan dana desa bansos laporkan kepada kita. Kami akan segera bertindak. Yang setuju dengan TNI, kepala desa diaudit berikan like”
Namun, benarkah video TNI memarahi dan akan mengaudit kepala desa yang terindikasi korupsi dana desa?
Unggahan video yang menarasikan TNI akan audit dana desa yang terindikasi korupsi. Faktanya, video tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari TNI yang menyebut TNI akan mengaudit kepala desa yang terindikasi korupsi dana desa atau bansos seperti klaim dalam unggahan.
Pemeriksaan menggunakan AI Detector juga menunjukkan bahwa video tersebut sangat kuat terindikasi merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).
Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Hive Moderation) Dengan demikian, narasi TNI memarahi dan akan mengaudit kepala desa yang korupsi dana desa atau bansos merupakan pernyataan tidak berdasar.
Klaim: Video TNI akan audit dana desa yang terindikasi korupsi
Rating: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Video Panglima TNI Agus Subianto ucapkan selamat hari kemerdekaan Papua Barat
Cek fakta: Hoaks! Video TNI ambil alih bandara IMIP Morowali
Baca juga: TNI percepat pembangunan jembatan di lokasi bencana wilayah Aceh
Unggahan tersebut disertai narasi yang mengklaim bahwa TNI menangkap kepala desa yang menyalahgunakan bansos dan dana desa, serta mengajak warganet melaporkan kepala desa yang menyelewengkan anggaran agar TNI segera bertindak dan melakukan audit.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Inilah contoh kepala desa yang tertangkap menyalahgunakan bansos dan dana desa. Bantuan rakyat bukan untuk pribadi kalian. Ini uang negara yang seharusnya tepat sasaran bukan untuk memperkaya diri sendiri. Jika ditempat kalian ada kepala desa yang menyelewengkan dana desa bansos laporkan kepada kita. Kami akan segera bertindak. Yang setuju dengan TNI, kepala desa diaudit berikan like”
Namun, benarkah video TNI memarahi dan akan mengaudit kepala desa yang terindikasi korupsi dana desa?
Unggahan video yang menarasikan TNI akan audit dana desa yang terindikasi korupsi. Faktanya, video tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari TNI yang menyebut TNI akan mengaudit kepala desa yang terindikasi korupsi dana desa atau bansos seperti klaim dalam unggahan.
Pemeriksaan menggunakan AI Detector juga menunjukkan bahwa video tersebut sangat kuat terindikasi merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).
Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Hive Moderation) Dengan demikian, narasi TNI memarahi dan akan mengaudit kepala desa yang korupsi dana desa atau bansos merupakan pernyataan tidak berdasar.
Klaim: Video TNI akan audit dana desa yang terindikasi korupsi
Rating: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Video Panglima TNI Agus Subianto ucapkan selamat hari kemerdekaan Papua Barat
Cek fakta: Hoaks! Video TNI ambil alih bandara IMIP Morowali
Baca juga: TNI percepat pembangunan jembatan di lokasi bencana wilayah Aceh

/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2025%2F09%2F30%2F227acbe8-3b61-4b0c-b9f6-ce2c632258f2_jpg.jpg)


