GenPI.co - Lembaga survei dan riset Populi Center menyebut hasil survei mengungkap mayoritas warga ingin Pilkada secara langsung.
Direktur Eksekutif Populi Center Afrimadona mengatakan temuan survei pada Oktober dan dirilis 30 November 2025 menyebut keinginan warga untuk Pilkada langsung masih kuat.
Dia mengungkapkan ada 89,6 persen responden yang ingin gubernur dipilih secara langsung oleh rakyat.
“Kemudian, 94,3 persen responden ingin mekanisme yang sama untuk pemilihan bupati, serta wali kota,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (10/1).
Afrimadona menyampaikan tingkat penerimaan publik terhadapi Pilkada melalui DPRD, dipengaruhi kepercayaan terhadap partai politik dan lembaga perwakilan.
Dia menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik tergolong rendah, yakni 51,7 persen. Sementara itu, untuk kepercayaan ke parlemen, yakni 50,9 persen.
Afrimadona menilai perubahan sistem Pilkada tidak bisa hanya mengandalkan dasar hukum atau argumentasi efisiensi, jika kepercayaan terhadap dua lembaga itu masih rendah.
Dia menuturkan dalam konteks ini, reformasi partai politik merupakan hal yang tidak bisa ditawar.
Afrimadona mengatakan Pilkada melalui DPRD baru bisa dipertimbangkan, selama bisa menjamin kualitas demokrasi.
“Kemudian, menjamin legitimasi politi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah daerah,” ucapnya. (ant)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:




