Krisis Iran Memburuk, 51 Orang Tewas dalam Gelombang Protes

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 51 orang tewas akibat demo yang pecah di Iran. Laporan itu diungkap melalui perhitungan independen organisasi HAM yang dirilis pada Jumat (9/1).

“Sebanyak 51 orang demonstran, termasuk sembilan anak di bawah 18 tahun, terbunuh,” kata LSM Iran Human Rights, seperti dikutip dari AFP.

“Ratusan lainnya terluka pada 13 hari pertama protes di seluruh Iran,” sambungnya.

Demo di Iran pecah sejak Desember 2025 lalu. Warga turun ke jalan di ibu kota Teheran dan sejumlah kota besar lainnya memprotes naiknya biaya hidup akibat jatuhnya nilai mata uang rial.

Saat ini, demo makin meluas dan massa mulai menentang kekuasaan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei pada Jumat menuding demo tersebut ditunggangi oleh Amerika Serikat (AS) dan kelompok oposisi. Merespons tudingan itu, Presiden AS Donald Trump menyebut Iran sedang dalam masalah besar dan mengancam akan menyerang negara tersebut.

Adapun untuk meredam demo, sejak Jumat akses internet dan jaringan telepon di Iran telah diputus.

Pada saat yang sama, otoritas yudikatif Iran mengeluarkan pernyataan yang berisi ancaman hukuman berat bagi para perusuh.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
ASRock Perkenalkan Jajaran Lengkap Pendingin Cair AIO Generasi Terbaru
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
OTT Pegawai Pajak, DJP Siap Beri Sanksi jika Terbukti Korupsi
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Top 3 Sport 10 Januari: Nova Arianto Dicoret John Herdman, hingga Gabriel Martinelli Dikecam Habis-habisan
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Bumbu Kemasan Solo Ini Ubah Kesulitan Jadi Peluang
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Kaesang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah' di Pemilu 2029, Reaksi PDIP Mengejutkan!
• 3 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.