JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan insiden pengisian bahan bakar minyak (BBM) yang dikeluhkan pengendara di SPBU Senayan, murni kelalaian operator SPBU.
Area Manager Communication, Relations, and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria mengatakan hasil pengecekan internal menunjukkan operator tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP) pengisian BBM secara benar.
“Berdasarkan pengecekan dan laporan atas kejadian di SPBU 34.10206, kejadian ini murni merupakan kelalaian yang dilakukan tidak sengaja oleh operator SPBU,” kata Susanto saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (10/1/2026).
Baca juga: Pengendara Beli Bensin di SPBU Senayan, tapi Tangki Masih Kosong
Susanto menjelaskan, operator SPBU secara tidak sadar belum menyalakan pompa nozzle saat proses pengisian dan tidak melakukan pengecekan ulang atau crosscheck pada display pompa dispenser di akhir transaksi.
“Operator tidak menyadari pompa nozzle belum dinyalakan dan tidak melakukan pengecekan akhir pada display pompa dispenser,” ujar dia.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=BBM, Pertamina, pengendara motor, spbu senayan&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMC8xMjA4MDcxMS9wZXJ0YW1pbmEtcGVuZ2VuZGFyYS1iZWxpLWJibS10YWstdGVyaXNpLWRpLXNwYnUtc2VuYXlhbi1rZWxhbGFpYW4=&q=Pertamina: Pengendara Beli BBM Tak Terisi di SPBU Senayan Kelalaian Operator§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Atas kelalaian tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat telah memberikan teguran keras kepada pengelola SPBU.
Pihak SPBU juga telah memberikan peringatan keras kepada operator yang bersangkutan sebagai bentuk evaluasi internal.
Selain itu, SPBU telah menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen dan melakukan pengisian ulang BBM sesuai dengan nominal pembelian yang dilakukan konsumen roda dua tersebut.
“SPBU telah meminta maaf dan mengisikan kembali BBM kepada konsumen sesuai dengan nominal yang dibeli,” kata Susanto.
Baca juga: Pelapor Pandji Angkat Bicara Usai Tak Diakui oleh PP Muhammadiyah
Pertamina juga mengapresiasi laporan masyarakat melalui media sosial yang dinilai membantu peningkatan kualitas pelayanan.
Ke depan, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan pelayanan kepada konsumen.
“Apabila terdapat masukan atau keluhan dari konsumen, dapat menghubungi Pertamina Call Centre 135,” ujar Susanto.
Sebelumnya, video pengendara mengaku mengalami kerugian setelah mengisi BBM jenis Pertalite senilai Rp 30.000. Namun bensin tidak masuk ke tangki motornya meski indikator pengisian pada dispenser menunjukkan nominal telah berjalan hingga selesai.
Video yang diunggah akun threads @agungmysquad, Kamis (9/1/2026). Perekam menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat ia hendak berangkat kerja.
Ia mengisi BBM di SPBU yang berada tepat di belakang Senayan City.



