FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar sepertinya belum bisa beranjak dari performa buruk mereka di paruh musim pertama Super League 2025/2026.
Tercatat, PSM Makassar saat ini sudah mengalami empat kekalahan beruntun.
Terbaru PSM mengalami kekalahan keempatnya saat berlaga di pekan ke-17 menghadapi Bali United.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie itu, berakhir dengan skor PSM Makassar 0-2 Bali United.
Empat kekalahan beruntun yang dialami, tentunya jadi pukulan telak untuk Yuran Fernandes Cs.
Sang pelatih Tomas Trucha mengakui timnya memang masih memiliki banyak kekurangan khususnya di laga ini.
Mereka juga disebut masih mencari formula terbaik untuk bisa kembali mengangkat performa timnya.
“Kami mencoba menemukan formula bagaimana cara memaksimalkan peluang yang kami ciptakan. Bahkan pada malam ini walaupun kami bermain 10 vs 11, tapi kami menciptakan lebih banyak peluang,” katanya usai laga.
“Saya bisa katakan bahwa para pemain memberikan segalanya, walau kami bermain kurang satu orang,” ungkapnya.
Pelatih berusia 53 tahun ini sadar betul soal harapan dan ekpektasi dari para suporter untuk bisa kembali melihat tim kembanggaannya meraih kemenangan.
Karena itu, empat kekalahan beruntun yang diraih timnya ini disebut sebagai langkah dalam fase transformasi gaya bermain.
Hasil negatif disebut sebagai bagian dari proses panjang menuju stabilitas tiim.
“Kami paham mereka tidak senang hasil yang kita dapatkan di empat pertandingan terakhir,” jelasnya.
“Di sini, kami sedang mencoba mengubah sesuatu, memainkan sepakbola menyerang, menciptakan peluang dan menguasai bola lebih dominan,” ungkapnya.
“Memang awal-awalnya kita mendapat hasil yang baik, tapi saya yakin ini adalah bagian dari proses yang harus kita jalani,” terangnya.
(Erfyansyah/fajar)



