Eksplorasi Migas di Awal 2026, Capitalinc (MTFN) Habiskan Dana Rp46,13 Miliar 

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

MTFN habiskan biaya eksplorasi di wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur sebesar Rp46,13 miliar.

Eksplorasi Migas di Awal 2026, Capitalinc (MTFN) Habiskan Dana Rp46,13 Miliar (Foto: iNews Media Group))

IDXChannel - PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) menggelontorkan biaya eksplorasi sumur minyak di wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur sebesar Rp46,13 miliar pada Januari 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Jumat (9/1/2026), kegiatan eksplorasi tersebut dilakukan melalui dua entitas anak usaha, yakni PT Cahaya Batu Raja Blok (CBRB) dan PT Kutai Etam Petroleum (KEP).

Baca Juga:
Saham Capitalinc Investment (MTFN) Berpotensi Terdepak dari Bursa

CBRB merealisasikan belanja eksplorasi sebesar Rp45,72 miliar untuk aktivitas pengeboran di Sumur AK-2 yang berlokasi di Desa Sumber Ringin, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam proyek ini, pengelolaan pengeboran terintegrasi (Integrated Drilling Project Management/IDPM) dilakukan melalui skema penunjukan langsung (direct appointment), seiring adanya kesepakatan pengunduran diri vendor sebelumnya, PT Asia Petrocom Services.

Baca Juga:
Suspensi Dicabut Usai Rilis Lapkeu 2024, Saham Capitalinc (MTFN) ARA di Papan FCA

Kegiatan eksplorasi tersebut mengacu pada data subsurface yang mencakup data seismik 2D dan 3D, kajian geologi dan geofisika, data geologi permukaan, serta data sumur (well data). 

Hingga akhir periode pelaporan, aktivitas eksplorasi telah mencapai tahap penyelesaian pembebasan lahan. Sebagai tindak lanjut, Perseroan tengah merencanakan pengalihan aset terkait proyek tersebut.

Sementara itu, anak usaha lainnya, PT Kutai Etam Petroleum (KEP), merealisasikan biaya eksplorasi sebesar Rp410 juta untuk aktivitas pengeboran Sumur Bantuas-1 di Wilayah Kerja Seinangka-Senipah. Lokasi sumur ini berada di Dusun Tani Maju, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Pada proyek KEP, pengelolaan pengeboran terintegrasi (IDPM) dilakukan oleh PT Asia Petrocom Services dengan metode pengujian yang sama. 

Hasil aktivitas eksplorasi hingga periode pelaporan juga telah mencapai tahap penyelesaian pembebasan lahan, dan Perseroan selanjutnya berencana melakukan pengalihan aset.

Sebagai informasi, CBRB dan KEP secara rutin melakukan kegiatan eksplorasi untuk menemukan potensi minyak dan gas, termasuk pembebasan lahan dan persiapan pengeboran sumur (drilling site preparation).

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sejumlah Pembahasan di Rakor Satgas Pemulihan Pascabecana
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Penampakan Petani Irlandia Ngamuk-Turun ke Jalan Bawa Traktor
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Daftar 5 Orang Terkaya di ASEAN Total Harta Rp2.273 T, Ada Taipan RI
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Purbaya Sebut Kepastian Anggaran untuk Aceh Butuh Restu Prabowo, Dasco Langsung Telepon
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.