Danantara Sudah Tuntaskan 600 Unit Hunian Sementara di Aceh

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata melaporkan perkembangan pembangunan hunian sementara (huntara) di sejumlah wilayah Sumatera.

Hal itu dia sampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dengan sejumlah kementerian/lembaga di Banda Aceh, Sabtu (10/1). Tedi menyebut total huntara yang sedang dibangun mencapai sekitar 1.400 unit, tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Ada total sekitar 1.400 unit yang terus berjalan,” ujar Wakil Badan Pengaturan BUMN itu.

Di Aceh, Danantara telah menuntaskan pembangunan 600 unit huntara di Aceh Tamiang. Tedi mengatakan, unit tersebut telah diserahterimakan pada 8 Januari 2026 dan sebelumnya telah ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

“Alhamdulillah pada tanggal 8 Januari kemarin sudah deliver. Jadi sudah kita serah terimakan, sudah selesai,” kata dia.

Saat ini, pembangunan 162 unit huntara tengah berlangsung di Pidie Jaya, 224 unit di Aceh Utara, serta 97 unit di Aceh Timur.

Tedi menjelaskan, dalam pelaksanaan di lapangan terdapat sejumlah dinamika yang dihadapi, terutama terkait validasi data penerima, kondisi cuaca, serta logistik material. Ia menekankan pentingnya data agar huntara yang dibangun benar-benar digunakan oleh masyarakat.

“Dengan waktu yang terbatas kita ingin pastikan resources ini terpakai dan nantinya huntara benar-benar dipakai oleh masyarakat,” ungkapnya.

Faktor cuaca juga menjadi tantangan, terutama di lokasi yang tanahnya sudah jenuh air dan mudah tergenang saat hujan, sehingga memaksa pemindahan titik pembangunan.

“Hujan sedikit, langsung menggenang. Sehingga karena tanahnya sudah kedap, harus segera kira pindahkan,” ucap Tedi.

Selain itu, distribusi material dilakukan dengan memaksimalkan sumber lokal, sementara sebagian material dari luar daerah didatangkan menggunakan pesawat Hercules melalui koordinasi dengan Satgas dan TNI AU.

“Untuk material berasal dari berbagai daerah. Kita maksimalkan lokal. Tukang-tukang kita berdayakan dari dari daerah sini. Tapi tentunya kita perlu bantuan dari daerah lain,” sambung dia.

Ke depan, Tedi menyoroti pentingnya kepastian lahan yang clean dan clear serta dukungan aksesibilitas. Ia menyebut Danantara akan memprioritaskan penggunaan lahan milik pemerintah daerah dan BUMN yang tersedia, dengan tetap menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Turut hadir Mendagri yang juga Ketua Satgas Rehabilitasi Pascabencana Tito Karnavian, sejumlah pimpinan dan anggota DPR, Menteri PU Dody Hanggodo, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menkeu Purbaya Yudhi, Mensos Saifullah Yusuf, dan Menteri PKP Maruarar Sirait.

Reporter: Amira Fauziyyah


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jalan Haji Nawi Jakarta Selatan Diberlakukan Satu Arah, Catat Rekayasa Lalu Lintasnya!
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Gol Cepat Osimhen Ubah Segalanya, Nigeria Hentikan Langkah Aljazair di AFCON 2025
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran di Ulak Karang Padang, Kerugian Rp100 Juta
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Mendagri Serahkan Bantuan Gerobak Dorong dan Bahan Makanan untuk Percepat Pemulihan Aceh Tamiang
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Bikin Bangga, Siswa Sekolah Rakyat Siap Sampaikan Pidato Perdamaian Dunia dalam Empat Bahasa Asing
• 5 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.