Korut Geram Tuding Korsel Terbangkan Drone Pengintai

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Korea Selatan dituduh menerbangkan drone pengintai ke wilayah udaranya Korea Utara pada akhir pekan lalu. Pemerintah Korut pun dan memperingatkan bahwa Seoul atas tudingan tersebut.

Kantor berita Korean Central News Agency (KCNA) pada Sabtu, 10 Januari 2026,  turut melaporkan bahwa Pyongyang juga mengklaim insiden serupa pernah terjadi pada September lalu. Staf Umum Tentara Korea Utara melalui pernyataan yang dirilis Jumat (9/1), menyebut tindakan Korea Selatan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Korea Utara.

Baca Juga :
Baku Tembak Pecah di Sekitar Istana Presiden Venezuela Usai Pelantikan Delcy Rodriguez
Dibantah CIA, Rusia Tunjukkan Bukti Drone Ukraina Targetkan Kediaman Putin

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan membantah klaim Korea Utara tersebut dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyerukan penyelidikan menyeluruh. Militer Korea Utara menyatakan telah melacak sebuah drone yang bergerak ke arah utara di atas Kabupaten Kanghwa, Incheon, dekat Seoul, pada Minggu lalu. 

Drone itu dibiarkan melintasi perbatasan sebelum akhirnya dijatuhkan menggunakan perangkat peperangan elektronik khusus di dekat kota Kaesong.

Menurut KCNA, drone yang dilengkapi perangkat pengintaian tersebut merekam video sejumlah wilayah di Korea Utara. Hasil analisis menunjukkan drone itu dirancang untuk terbang sejauh total 156 kilometer pada ketinggian hingga 300 meter selama tiga jam 10 menit. KCNA juga merilis foto pesawat nirawak tersebut.

Pyongyang turut mengklaim bahwa sebuah drone Korea Selatan telah mengumpulkan data di wilayah Korea Utara pada September, sebelum terkena serangan elektronik militer Korea Utara di atas Kaesong saat dalam perjalanan kembali ke Selatan.

Pada Oktober 2024, Korea Utara juga menuduh Korea Selatan melakukan penyusupan menggunakan drone untuk menyebarkan sejumlah besar “selebaran propaganda” di atas Pyongyang. Militer Korea Utara mengatakan bahwa Korea Selatan terus melakukan provokasi sejak pergantian pemerintahannya pada Juni. Pyongyang juga menyebut Seoul sebagai musuh abadi.

“Seoul ada musuh yang paling bermusuhan terhadap kami, yang sifatnya tidak akan pernah berubah, dan menjadi objek yang pasti akan kami hancurkan jika menyerang,” bunyi pernyataan militer tersebut.

Adapun Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung diketahui telah mengambil sejumlah langkah untuk meredakan ketegangan antar Korea, menyusul kebijakan konfrontatif yang diterapkan oleh pendahulunya, Yoon Suk Yeol. (Ant).

Baca Juga :
Rusia Klaim Serangan Drone Ukraina di Kherson saat Malam Tahun Baru Tewaskan 24 Orang
Kemenhan Rusia Rilis Rekaman Detik-detik Rumah Presiden Putin Diseranng Drone Ukraina
Teknologi Canggih Diterjunkan, Dasar Laut di Labuan Bajo Disisir Pakai Drone Cari Pelatih Valencia yang Tenggelam

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sosiolog: Pelaporan Pandji Komika Cermin Rapuhnya Ruang Kritik Publik
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Balita Sengaja Memasukkan Jari ke Mulut Sampai Muntah, Perlukah Khawatir?
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Sita Emas 1 Kg saat OTT Pegawai Pajak
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Super League: Dihiasi 3 Kartu Merah, PSIM Bungkam Madura United
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Mentan Amran Sidak 133,5 Ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.