HARIAN FAJAR, BULUKUMBA – Tercatat sebanyak 158 orang guru atau Bakal Calon (Balon) Kepala Sekolah (Kasek) yang lulus administrasi secara online terundang untuk mengikuti tes wawancara, tes wawancara itu berlangsung selama 3 hari, dimulai pada 7-9 Januari di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bulukumba.
Tes wawancara tersebut guna untuk menguji pengetahuan tentang kemampuan manajerial, problem solving dan pengelolaan Dana BOSP jika kelak mereka mendapat Tugas Tambahan sebagai kepala sekolah.
Adapun penguji saat wawancara tersebut, yaitu Sekretaris daerah sebagai Ketua Tim, Kaban BKPSDM, Inspektur Daerah dan Kadis Dikbud sebagai anggota tim penguji.
Kepala Dikbud Kabupaten Bulukumba, Andi Buyung Saputra mengatakan bahwa pola rekrutmen tersebut dibuat secara terbuka sesuai Permendikdasmen no.7 Tahun 2025: Mekanisme BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah) adalah proses rekrutmen dan pelatihan yang terintegrasi melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM) KSPSTK, melibatkan Dinas Pendidikan (Dindik) sebagai pengusul lewat jalur Undangan (personal) atau Pengumuman (publik).
Kemudian peserta kata Andi Buyung, menjalani seleksi administrasi, setelah dinyatakan lulus administrasi, maka lanjut pada Tahapan wawancara.
“Jadi 158 guru yang ikut wawancara ini adalah mereka yang telah lolos administrasi, untuk jalurnya sendiri, ada yanh jalur pengusulan oleh Kepala Sekolahnya dan ada yg mendaftar langsung melalui aplikasi,” ucapnya kepada Sabtu, 10 Januari 2026.
Dikatakannya, bahwa pada proses seleksi berkas sebelumnya, ada banyak pendaftar, tapi tidak lolos tahap penilaian administrasi.
“Ada yang tidak lolos administrasi, di antaranya ada terlambat memasukkan berkas,” pungkasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini, dipantau langsung oleh Kemendikdasmen melalui aplikasi tersebut.
Sementara itu, ditanya soal berapa jumlah guru yang akan lolos jadi kepala sekolah, Andi Buyung mengatakan bahwa nanti dilihat dari hasil akhir.
“Setelah akumulasi penilaian, baru kita ketahui berapa yang akan lolos dari bakal calon menjadi calon Kepala Sekolah dan siap mengisi kepala satuan pendidikan di Kabupaten Bulukumba,” tutupnya. (fad)


