PDIP Keluarkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi, Sanksi Langsung Dipecat

liputan6.com
16 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - DPP PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan surat edaran yang melarang keras seluruh kadernya menyalahgunakan kekuasaan maupun melakukan tindak pidana korupsi. Larangan tersebut diterbitkan menjelang Rakernas PDIP yang digelar di Beach City Internasional Stadium (BCIS) Jakarta Utara pada 10-12 Januari 2026.

Larangan ini tertuang dalam Surat Internal No. 508/IN/DPP/I/2026 tertanggal 9 Januari 2026. Dalam surat tersebut, kader PDIP diminta tidak meminta uang pada pihak mana pun dengan alasan akan mengikuti kegiatan partai.

Advertisement

BACA JUGA: Maskot Banteng PDIP Diluncurkan Besok, Ini Maknanya

"Di edaran yang kami buat sebelum pelaksanaan Rakernas, ditulis larangan tegas terhadap kader untuk melakukan korupsi. Termasuk di antaranya agar tidak meminta uang pada pihak mana pun dengan alasan akan mengikuti kegiatan partai, khususnya untuk penyelenggara negara," kata Sekretaris Jendera PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Dia mengatakan instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sangat jelas dalam menjaga marwah partai. Surat tersebut menginstruksikan empat poin utama bagi seluruh anggota fraksi di DPR RI hingga DPRD, pengurus DPD/DPC, serta kepala daerah kader partai.

Pertama, Menjaga Kehormatan: Menjalankan amanat Kongres VI untuk menjaga nama baik dan kewibawaan partai.

Kedua, Larangan Korupsi: Kader dilarang keras menyalahgunakan wewenang dalam jabatan untuk terlibat korupsi dalam bentuk apa pun.

Ketiga, Nol Toleransi, dimana Partai tidak memberikan toleransi terhadap perbuatan yang mencederai kepercayaan rakyat.

Keempat, Sanksi Pemecatan, dimana DPP akan memberikan sanksi organisasi tertinggi berupa pemecatan bagi kader yang terbukti secara hukum melakukan korupsi.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sukses Gaet Penjaminan CGIF dari Asian Development Bank, Pollux Hotels Group (POLI) Raih Rating idAAAcg
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lawson Hadirkan MY LAWSON, Perkuat Ekosistem Digital Pelanggan
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
AS Tiru China-Rusia: 5 Hal Penting dari Serangan Trump di Venezuela
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Pemeriksaan Pajak di Jakut
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Manchester United Incar Cesc Fabregas, Masuk Daftar Kandidat Pengganti Ruben Amorim
• 16 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.