Soroti Biaya Politik, Yusril Nilai Pilkada Langsung Sarat Mudharat

disway.id
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menilai Pilkada langsung lebih banyak mudharat daripada manfaatnya.

Salah satunya, yakni biaya politik dalam Pilkada langsung yang cukup tinggi. Dimana, akan mendorong kepala daerah terpilih meyalagunakan kekuasaan.

BACA JUGA:Update Klasemen Proliga 2026 Terbaru Hari ini, JPE Posisi ke-3 Usai Megawati Tumbangkan Electric PLN

BACA JUGA:DADA Tbk Ekspansi Landed Housing, Pasar Respons Positif Saham Menguat Awal 2026

"Pilkada langsung jelas berbiaya tinggi. Biaya tinggi ini mendorong kepala daerah terpilih untuk menyalahgunakan kekuasaan demi menutupi ongkos politik yang telah dikeluarkan," katanya dalam konfirmasinya, Sabtu, 10 Januari 2026.

Menurutnya, pengawasan praktik politik uang dalam Pilkada langsung yang melibatkan puluhan ribu hingga jutaan pemilih dinilai jauh lebih sulit. Ketimbang mengawasi anggota DPRD yang jumlahnya lebih sedikit.

"Lebih mudah mengawasi anggota DPRD yang jumlahnya terbatas, dibandingkan mengawasi jutaan pemilih dalam Pilkada langsung," ucapnya.

BACA JUGA:Link Live Streaming Persebaya vs Malut United Hari ini, Kick Off Pukul 15.30 WIB

BACA JUGA:Cara Serahkan Uang ke Dishub Diungkap Supir Ambulance Relawan Banten: Ada Tempat yang Ditentukan

Yusril mengeklaim pemilihan melalui DPRD memungkinkan terpilihnya kepala daerah yang berkualitas. Alasanya banyak pemilih berdasarkan populeritas dan berdasarkan uang.

"Pemilihan tidak langsung lebih memungkinkan calon yang punya kapasitas untuk terpilih, bukan semata-mata karena populer atau memiliki uang banyak," ungkapnya.

Meski demikian, Yusril menegaskan fokus utama yang harus dilakukan adalah memperbaiki sistem Pilkada langsung. 

Baik pembiayaan politik, penguatan pengawasan terhadap praktik politik uang, serta peningkatan kualitas kaderisasi dan rekrutmen calon kepala daerah oleh partai politik.

Dalam hal ini Ia mangakui adanya aspirasi dari partai politik yang menghendaki perubahan sistem Pilkada menjadi tidak langsung melalui DPRD. 

BACA JUGA:Arsenal Intai Berlian Bundesliga, The Gunners Cari ‘New Gabriel Magalhaes’ dari Borussia Dortmund

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Kasih Kabar Kejutan, Jay Idzes Terpuruk Lagi
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Bawa 26 Kilogram Ganja, Pengemudi Mobil Diamankan Polres Labuhanbatu Selatan
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Dua Kali Diterjang Banjir Bandang Dalam 3 Hari, Kondisi Warga Sumberrejo Memprihatinkan
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Tangis Ayah Praka Satria yang Gugur di Papua, Kenang Perjuangan Sang Anak 9 Kali Tes Masuk TNI
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Fadli Zon Dorong Pemetaan Talenta Seni Berbasis Data sebagai Dasar Kebijakan Kebudayaan
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.