Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK, DJP Akan Berhentikan yang Terbukti Terlibat Pelanggaran

kompas.tv
22 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Sumber: ANTARA/Rio Feisal)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyatakan akan menjatuhkan sanksi kepada pegawai atau pejabatnya yang terbukti melakukan pelanggaran terkait kasus dugaan suap pengurangan nilai pajak.

Hal itu diungkapkan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurangan nilai pajak.

"Apabila terbukti terjadi pelanggaran, DJP akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemberhentian kepada seluruh pegawai/pejabat yang terlibat,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli, Sabtu (10/1/2026), via Antara

Ia menyebut DJP menghormati proses yang dilakukan KPK usai OTT yang menjaring pegawai DJP.

Menurutnya, proses penanganan perkara masih berlangsung dan menjadi kewenangan KPK.

“DJP menghormati proses hukum tersebut serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” katanya.

Baca Juga: OTT Pegawai Pajak, KPK Amankan Ratusan Juta Rupiah dan Valas

Rosmauli juga mengimbau pegawainya agar bekerja sesuai ketentuan. 

“DJP juga mengimbau seluruh pegawai untuk menjaga integritas, mematuhi kode etik, serta menjauhi segala bentuk gratifikasi atau praktik yang bertentangan dengan ketentuan,” ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya, KPK mengungkapkan pihaknya mengamankan sejumlah orang dalam OTT yang digelar di Jakarta. 

Informasi tersebut dikonfirmasi juru bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Sabtu (10/1/2026).

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Antara

Tag
  • kpk
  • djp
  • suap pengurangan nilai pajak
  • ott kpk
  • pegawai pajak OTT
  • ott pegawai pajak
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa M 7,1 Guncang Talaud Sulut, BNPB Imbau Warga Waspadai Gempa Susulan
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Profil Sidharto Reza Suryodipuro, Diplomat Indonesia yang Jadi Presiden Dewan HAM PBB
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota Sumbar Jadi Wisata Dadakan, Air Dipercaya Bisa Mengobati
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Trump Bawa AS Keluar dari 66 Organisasi Dunia, Ini Daftarnya!
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Praktisi Hukum Bahas Tantangan AHU dan OSS RBA Pasca PP 28 Tahun 2025
• 20 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.