Kudus: Bencana tanah longsor terjadi tepat di depan pintu masuk kawasan wisata religi Sunan Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Peristiwa pada Jumat malam, 9 Januari 2026, ini menyebabkan arus lalu lintas kendaraan, terutama bus besar, dialihkan demi keamanan dan kelancaran.
Kasatlantas Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean, menyampaikan bahwa bus wisatawan dari arah timur Kudus yang hendak menuju Muria dialihkan melalui jalur Gembong, Kabupaten Pati. Sementara bus dari arah barat Kudus hanya diperbolehkan sampai di area parkir Krapyak, Kecamatan Kaliwungu.
“Terutama bus besar karena telah terjadi bencana tanah longsor tadi malam tepat di depan pintu portal Sunan Muria,” ujar AKP Royke, Sabtu, 10 Januari 2026.
Baca Juga :
Hujan Lebat Picu Longsor di Lereng Gunung Muria, 2 Desa di Jepara Terisolasi
Untuk mengamankan pengguna jalan, petugas telah memasang pembatas dan penahan air di titik longsor. Saat ini, ruas jalan Colo hanya dapat digunakan satu lajur untuk kendaraan ringan.
“Petugas juga telah kami siagakan di lokasi titik longsor untuk mengatur arus lalu lintas,” kata Royke.
Longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Muria. Kedalaman material longsoran dilaporkan mencapai lebih dari 15 meter. Insiden ini juga menyebabkan satu unit mobil dan sebuah truk tangki perosok ke lokasi longsoran.
Dengan diterapkannya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus kendaraan menuju kawasan wisata religi Sunan Muria tetap terkendali dan aman sementara proses pembersihan dan perbaikan infrastruktur jalan berlangsung.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468897/original/072426700_1768031631-PHOTO-2026-01-10-14-32-13__1_.jpg)


