Indonesia Bidik Peluang Penempatan Pekerja Migran di Suriname dan Guyana

tvrinews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Pemerintah Indonesia membuka peluang penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Suriname dan Guyana di berbagai sektor strategis. Peluang tersebut mencakup sektor perkayuan dan kehutanan, manufaktur, pertambangan, hingga minyak dan gas bumi.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani dalam pertemuan daring bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Suriname merangkap Republik Kooperatif Guyana dan Caricom, Agus Priono, Jumat, 9 Januari 2026.

Lebih lanjut, Christina menjelaskan bahwa selama ini penempatan PMI ke Suriname dan Guyana masih didominasi skema perseorangan mandiri dengan jumlah yang relatif terbatas. Pekerja migran Indonesia umumnya bekerja sebagai operator mesin dan mekanik di sektor perkayuan.

"Kami ingin membuka lebih banyak peluang penempatan ke Suriname dan Guyana, termasuk mendapatkan informasi terkait kebijakan ketenagakerjaan, migrasi, serta kuota tenaga kerja jika tersedia," ujar Christina dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Sabtu, 10 Januari 2026.

Ia menegaskan, Kementerian P2MI serius menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut dan siap mengambil langkah konkret agar peluang yang ada dapat segera direalisasikan. Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah menggelar pertemuan daring dengan para pengguna tenaga kerja (users) di kedua negara.

"Kementerian P2MI siap memulai pembahasan melalui pertemuan awal secara daring untuk menjaga momentum kerja sama," tegasnya.

Sementara itu, Dubes RI untuk Suriname dan Guyana, Agus Priono, mendorong pekerja migran Indonesia agar dapat memanfaatkan peluang kerja di kedua negara, terutama di sektor minyak dan gas bumi yang saat ini tengah berkembang pesat.

Selain migas, Agus menyebut sektor kesehatan, konstruksi, pertambangan, serta tenaga ahli teknis juga membutuhkan pekerja migran Indonesia.

Ia pun berharap ke depan dapat terjalin kerja sama antar pemerintah guna memastikan penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, terlindungi, dan berkualitas di Suriname dan Guyana.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Live Streaming Persib vs Persija: El Clasico Indonesia Penentu Takhta Paruh Musim BRI Super League 2025/2026 di GBLA!
• 3 jam lalubola.com
thumb
Tehcno9 (NINE) Pastikan Ekspansi Tambang di Mongolia Tak Bebani Keuangan, Ini Alasannya
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Rio Tinto Jajaki Merger dengan Glencore, Ciptakan Perusahaan Tambang Terbesar di Dunia
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemerintah Siapkan Rp2 Triliun Rehabilitasi Ribuan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Purbaya Balas Tito: Saya Ngambek Kalau Uangnya Disediakan Pakai Utang, Nggak Dipakai
• 23 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.