Presiden Prabowo Akan Resmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Wujud Komitmen Atasi Kemiskinan Melalui Pendidikan

pantau.com
18 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri peresmian Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.

Peresmian ini menjadi tonggak dimulainya operasional 166 Sekolah Rakyat rintisan di berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa kehadiran Presiden diharapkan dapat memberikan semangat bagi program nasional ini.

"Mudah-mudahan InsyaAllah rencananya begitu mohon do'anya. Kami mohon dengan hormat presiden bisa meresmikan secara langsung, ya", ungkapnya.

Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Miskin

Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini menyasar lebih dari tiga juta anak yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) berada dalam kondisi tidak sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah.

Sebagian dari anak-anak tersebut kini telah mulai mengakses pendidikan melalui Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan pendidikan formal, tetapi juga berperan sebagai miniatur pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pemberdayaan keluarga.

Menteri Sosial menjelaskan, "Anaknya sekolah, keluarganya diberdayakan. Anak lulus, keluarga naik kelas dan menjadi berdaya. Ini bagian dari legacy Presiden", ujarnya.

Pemberdayaan keluarga dilakukan melalui bantuan sosial, jaminan kesehatan, dan penguatan ekonomi keluarga.

Teknologi dan Target Ekspansi Sekolah Rakyat

Saat ini, lebih dari 15.000 siswa telah mengikuti pembelajaran di 166 titik Sekolah Rakyat dari Aceh hingga Papua.

Sekolah-sekolah ini didukung oleh teknologi digital, seperti learning management system, laptop untuk siswa, serta papan digital interaktif di setiap kelas.

Pemerintah menargetkan pembukaan hingga 500 titik Sekolah Rakyat pada tahun 2029, dengan target kapasitas mencapai 500.000 siswa.

Pembangunan gedung sekolah permanen telah dimulai di 104 titik, dan ditargetkan meningkat menjadi 200 titik dalam waktu dekat.

Program Sekolah Rakyat berada di bawah tanggung jawab Kementerian Sosial sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Bawa AS Keluar dari 66 Organisasi Dunia, Ini Daftarnya!
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Investor di IKN bertambah lima, mulai kuliner hingga perkantoran
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Kematian WNA Prancis di Gili Air Diduga Bunuh Diri, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam
• 16 jam lalupantau.com
thumb
4 Shio yang Mungkin Bertemu Jodoh Minggu Depan, 12–18 Januari 2026: Kelinci Penuh Kehangatan, Ular Ikuti Kata Hati
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Gugat Denada Rp7 Miliar atas Dugaan Penelantaran Anak, Psikologis Ressa Rizky Rossano Kini Terganggu
• 3 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.