GenPI.co - Seorang wanita menjadi korban penyalahgunaan data pribadi oleh oknum yang mengaku sebagai pegawai KAI.
Korban membagikan pengalamannya di akun X @olivehateem_ pada Rabu (6/1) kemudian viral di media sosial.
Pelaku diketahui menggunakan akses internal untuk mengetahui identitas penumpang demi kepentingan pribadi.
Hal ini termasuk menghubungi nomor WhatsApp korban tanpa persetujuannya.
Dalam akunnya di X korban mengungkapkan insiden ini berawal saat dia melakukan perjalanan kereta api sendirian pada akhir Desember 2025.
Dia merasa terganggu oleh penumpang pria di sebelahnya yang terus mengajak berbicara.
“Dr awal perjalanan ybs ngajak ngobrol nonstop, aku cuma jawab seadanya tanpa nanya balik apa pun krn memang bikin gak nyaman aja cara ngobrolnya,” tulis dia, dikutip Sabtu (10/1).
Korban kaget karena pelaku tiba-tiba menebak nama depannya. Padahal sepanjang obrolan, korban sama sekali tidak menyebutkan nama.
“Yg bikin gong adalah di tengah obrolan dia tiba-tiba nanya, "mbaknya namanya (nama depanku) ya?" padahal dr awal gak sebut nama juga,” lanjut dia.
Kecurigaannya semakin menguat saat pria tersebut bertanya spesifik mengenai usia korban.
“Ga lama nanya lagi, "tahun depan berarti 26 ya?" lah kok bisa tau. ternyata entah gmn masnya ini bisa akses dataku di KAI. aku lgsg confront dan bilang kenapa buka-buka data pribadi, apalg sbg bahan obrolan,” terang dia.
Korban kemudian melakukan konfrontasi kepada pelaku yang kemudian mengaku dirinya bekerja di KAI dan memiliki akses data penumpang.
“Update lagi bahwa ybs memang kerja di KAI ya, aku sudah cek getcontact. Aku juga sudah dihubungi pihak KAI untuk tindaklanjutnya, mudah-mudahan lancar,” jelas dia.(*)
Simak video menarik berikut:




